TELAH DITEMUKAN PETA KETERSEDIAAN AIR DI BUMI ! IEU LUR PETANA !

Bobotoh.id – Peta pertama yang menunjukkan tanah yang tersembunyi diterbitkan Senin lalu, satu langkah lebih maju untuk memungkinkan kita menghitung berapa banyak tanah yang tersedia dan kapan akan habis kalau kita terus-terusan menggunakannya secara berlebihan. Menggunakan model data dan komputer, satu tim peneliti memperkirakan kurang dari enam persen dan mungkin hanya satu persen ditemukan dekat permukaan yang bisa diperbarui.

Tenjo disini: SURABAYA UNITED MEUNANG MENGLAWAN PERSIB, BONEK CUEK !

“Hal ini belum pernah diketahui sebelumnya,” kata Tom Gleeson dari Universitas Victoria, Kanada dan pemimpin penelitian ini, dalam sebuah pernyataan. “Kita tahu bahwa kadar air di banyak akuifer telah berkurang. Kita menggunakan air tanah terlalu cepat, lebih cepat daripada kemampuan memperbarui air.”

PETA AIR

Penelitian tersebut, diterbitkan di jurnal Nature Geoscience, memperkirakan jumlah total air tanah hampir 23 juta kubik kilometer, 0,35 juta kubik di antaranya berusia kurang dari 50 tahun. Air tanah ditemukan di bawah permukaan Bumi dan diisi ulang oleh hujan, salju atau air yang bocor dari dasar danau dan sungai. Usia air tersebut bervariasi mulai dari beberapa bulan hingga jutaan tahun. Air tanah bisa ditemukan sedalam 9 km, menurut Badan Survei Geologi AS atau United States Geological Survey (USGS).

“Karena kini kita tahu berapa banyak air tanah telah berkurang dan berapa banyak yang masih tersisa, kita bisa memperkirakan kapan kita akan kehabisan air,” kata Gleeson.

Walaupun air yang ditemukan lebih dekat ke permukaan bumi bisa diperharui lebih cepat daripada air yang terletak lebih jauh di perut Bumi, air tersebut lebih rentan terhadap kontaminasi dan perubahan iklim, tapi juga bisa untuk mengatasi cuaca yang ekstrim, kata Gleeson.

 

Menurut penelitian tersebut, sebagian besar air tanah ditemukan di kawasan tropis dan pegunungan, dan beberapa deposit besar terletak di Amazon Basin, Kongo, Indonesia dan sepanjang perbatasan barat Amerika Utara dan Selatan. Deposit air paling sedikit ada di kawasan yang gersang seperti Sahara. (Bobotoh.id/RF/Okezone)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.