KAMI HANYA DIKAWAL 2 PULISI ! CEUK PEMAIN SURABAYA UNITED !

Bus menjadi sasaran pelemparan dari oknum suporter Arema Cronous, Sabtu (19/12/2015). Salah seorang pemain , Armain angkat bicara pasca kejadian tersebut. Menurutnya, pihak berwenang seharusnya sudah mengantisipasi kemungkinan tersebut. Apalagi sebelum pertandingan, bus suporter Arema dirusak oleh oknum suporter Surabaya United yang mengakibatkan 2 korban tewas.

“Kepolisian dan TNI mustinya sudah mengantisipasi kejadian ini. Ada kesan panpel tidak siap, dan memandang masalah seperti ini ringan. Padahal, hal ini sangat berbahaya bagi keselamatan kami,” ujar Udin seperti dilansir bola.com.

Ieu Rame Lur : Stadion Diblokade & Oknum Aremania Ngabaledogan Bus Surabaya United !

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2317856″]

Udin pun menambahkan, pengawalan yang diberikan oleh panpel pun terbilang minim. Saat melakukan perjalanan menunju stadion, Bus para pemain Surabaya United hanya dikawal satu mobil dan satu motor dari pihak kepolisian. “Nah, saya rasa panpel sudah tahu kalau pertandingan ini rawan terjadi kerusuhan suporter. Selain perseteruan panjang antara dengan Bonekmania, pada Sabtu (19/12/2015) pagi kan terjadi pengeroyokan yang menewaskan . Tapi panpel hanya memberi dua pengawalan, satu menggunakan mobil, dan satu lagi motor. Semuanya di depan bus,” ungkapnya. (.id/HL)

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.