INNALILLAHI.. GIZI BURUK MASIH KÉNÉH TINGGI DI JAMBI !

Kasus gizi buruk masih terjadi di Provinsi . Pada 2015, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi mencatat 81 kasus gizi buruk terjadi di provinsi itu atau menurun sekitar 20% dari tahun 2014 yang mencapai 101 kasus. “Penurunannya tidak signifikan karena gizi buruk berkaitan dengan masalah kemiskinan yang belum juga hilang,” ujar Kepala Bidang Bina Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Provinsi Oki Permana di , Senin (21/12/2015).

Menurut dia, kejadian gizi buruk ditemukan tersebar di sejumlah kabupaten, seperti Kabupaten Merangin, Tanjung Jabung Barat danTanjung Jabung Timur. Untuk itu, Dinkes kerap menggelar penyuluhan soal hidup sehat kepada masyarakat di 3 daerah itu. “Di sini kita ingin mengurangi kasus. Tapi, masalah kemiskinan ini masih menjadi hilirnya,” kata Oki.

Ieu rame lur: IEU CEUK SAKSI MATA TENTANG JATUHNYA PESAWAT DI YOGYAKARTA !

Menurut Oki, tak hanya gizi buruk, masalah kesehatan lainnya juga ditemukan pada masyarakat miskin tersebut seperti TBC, paru-paru dan demam berdarah. Ia menegaskan penanggulangan masalah kesehatan itu tidak bisa jika hanya ditangani pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran dan dukungan masyarakat umum. “Untuk ke depannya, kita fokus pada paradigma yang sehat agar masyarakat bisa lebih berdaya dalam mengatasi kesehatan,” ucap Oki.

[socialpoll id=”2317876″]

(Bobotoh.id/RF/Liputan6.com)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.