KEUR NU CIDERA, SAKTIAWAN SINAGA ADA TIPS NYA ! KUMAHA CENAH ?

Cedera lutut jadi momok menakutkan bagi pesepak bola. Banyak kasus pemain yang terpaksa pensiun dini akibat cedera di ligamen lutut itu. Padahal, mereka masih dalam usia emas sebagai pemain. Penderita yang naik meja operasi pun ada yang sukses, ada pula yang gagal. Contohnya dari pengalaman Sinaga.  “Saya tak mau operasi karena saya takut dengan jarum suntik. Apalagi biayanya sangat besar. Tapi saat cedera, untungnya saya cepat ditangani masseur Persik, Pak Slamet. Jadi, penanganan pertama saat terjadi cedera jadi penentu kesembuhan penderita. Kalau salah, cedera ringan bisa bertambah parah,” tutur Sinaga.

Selain penanganan yang tepat, perawatan untuk kesembuhan berpengaruh besar. Kesabaran dan doa mohon kesembuhan dari Allah SWT harus dilakukan pasien. “Kuncinya, doa, sabar, dan harus sedikit bandel. Penderita harus sabar karena butuh waktu lama bisa sembuh total. Obat dan terapi wajib dijalani. Sifat bandel juga perlu untuk motivasi pemulihan, terutama guna menghilangkan trauma pascasembuh,” katanya.

Ieu rame lur: DIPECAT !! DUA PEMAIN SURABAYA UNITED MENGONTROG KANTOR BOSNYA !!

“Banyak pemain yang sudah sembuh, tapi bermental lemah sehingga selalu dihinggapi trauma cedera itu. Untungnya saya diberi sifat bandel juga,” kata Saktiawan, sembari tertawa. Doa dan kepasrahan kepada Tuhan YME jadi kunci utama. “Kita ini manusia yang lemah. Setelah berikhtiar secara lahir, batin pun harus ditata dengan kepasrahan. Sekuat apapun upaya kita, kalau Allah SWT tak merestui kesembuhan kita, ya tidak sembuh juga. Tempaan spiritual ini penting agar tidak frustrasi. Akhirnya kita sudah siap mental dengan takdir yang akan terjadi,” papar Saktiawan Sinaga.

[socialpoll id=”2318409″]

(Bobotoh.id/RF/Bola.com)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.