PEMERINTAH CAN GABUNG WAÉ DI TIM AD-HOC, SAMA DENGAN SANKSI FIFA MOAL DICABUT !

Komite Ad-Hoc reformasi sepakbola Indonesia sudah dua kali menggelar rapat sejak direstui oleh . Namun, dalam dua kesempatan tersebut pemerintah belum juga mengirimkan perwakilan mereka tanpa komunikasi lebih lanjut. Hal tersebut jelas bukan pertanda baik jika Indonesia ingin lepas dari sanksi suspensi . Pasalnya, federasi sepakbola dunia menginginkan adanya kesepakatan bersama dari segala pihak untuk membenahi sepakbola Indonesia, termasuk pemerintah.

Jika pemerintah tak juga memberikan sinyal positif hingga Februari 2016, maka hal itu dikatakan Agum Gumelar sebagai ketua Komite Ad-Hoc sebagai hal yang mengerikan. “Saya sepat tanya kepada perwakilan FIFA saat mereka ke Indonesia waktu kami rapat pertama, dan dia bilang jika pemerintah tak juga gabung sampai Februari maka itu terrible (mengerikan),” kata Agum.

Ieu rame lur: IRAHA KOMPETISI DI MULAI ?! TANYA PEMAIN PERSIB INI !!

“Jadi, kalau sampai Februari tidak ada kemajuan, pemerintah bersikeras tidak mau bergabung, bahaya. Semua akan mengerikan untuk sepak bola Indonesia, hukuman akan berkepanjangan,” imbuh mantan ketua umum itu. FIFA sendiri memberi tenggat Februari 2016 karena akan ada rapat kongres tahunan FIFA di waktu tersebut. Jika Komite Ad-Hoc tak juga menemui titik terang di mana tak adanya kesatuan visi dari semua pihak yang terlibat, maka sanksi akan semakin panjang dan berpotensi hingga 2017.

[socialpoll id=”2318456″]

(Bobotoh.id/RF/Goal.com)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.