SKUAT PERSIB DILIBURKEUN “SATAUN” LUR !! ELEUHH !!

Malam tahun baru 2016 hanya tinggal hitungan hari. Skuat pun mendapat libur dari pelatih, . Pelatih yang berhasil membawa Persib juara Indonesia Super League (ISL) 2014 dan Piala Presiden 2015 ini memberikan kebebasan kepada anak asuhnya untuk merayakan malam pergantian tahun tersebut.

Persib tidak akan melakukan latihan mulai hari ini, Rabu (30/12/2015) dan kembali mencicipi rumput lapangan pada Sabtu (2/1/2015).

“Libur mulai hari Rabu (30/12/2015). Kita latihan lagi Sabtu tahun depan nanti, ya kita libur setahu,” ujar pelatih yang akrab disapa .

Ieu Rame Lur : Duh Euy !! Cedera Kembali “Ngajungjurigan” Skuat Persib Bandung !!

Persib sendiri sepertinya tidak mempunyai acara khusus di malam tahun baru. Pemain sepertinya akan merayakan pesta tahun baru dengan caranya masing-masing dan bersama keluarga atau kerabat.

Seperti yang dilakukan beberapa pemain seperti Tantan. Stiker Persib ini akan menjaga warung makannya pada malam tahun baru. Tantan akan melayani para fansnya yang ingin melakukan foto bareng atau hanya sekedar melihat-lihat koleksi jerseynya yang terpajang didalam lemari kaca di “Waroeng Tantan 82” yang terletak di sekitaran Lembang.

Selain Tantan, Stiker Persib lainnya, Rudiyana mengaku akan merayakan tahun baru bersama keluarga tercintanya. Rudi mengatatakan belum mempunyai rencana khusus di malam pergantian tahun.

Ia hanya berharap, di tahun 2016 nanti dirinya bisa memberikan yang terbaik untuk Persib dan kompetisi ISL kembali berjalan.

“Belum ada rencana (tahun baru) tapi kalau tahun kemarin di rumah bersama teman-teman keluarga, mungkin tahun ini juga seperti itu,” ucapnya. (.id/FD)

Sejarah Tahun Baru !!

Dikutip dari laman wikipedia, tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM.

Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir.

Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini.

Tidak lama sebelum Caesar terbunuh, pada tahun 44 SM dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.

[socialpoll id=”2319452″]

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.