MUSIK 2015

41) Sigmun, Kekuatan Baru dalam Rock Indonesia

Setelah pengerjaan yang memakan waktu tiga tahun, Sigmun akhirnya merilis album penuh perdana yang telah dinanti-nanti dengan tajuk Crimson Eyes. Sebelumnya dikenal sebagai band pengusung Sabbath-rock, album rilisan label rekaman butik Orange Cliff Records ini memamerkan perkembangan karakter yang dilalui band. Komposisi-komposisinya panjang—total sebelas lagu dengan rata-rata durasi lebih dari lima setengah menit—memuat ragam progresi. Liriknya surealis dengan kata-kata pembangkit imajinasi visual. Ekspektasi penggemar—terkumpul berkat sejumlah rilisan bersifat terbatas dan juga tingginya frekuensi penampilan panggung—pun terlampaui.

42) Kolaborasi Iwan Fals dengan Noah, d’Masiv, Nidji, dan Geisha

Bertajuk Satu, Iwan Fals merilis album terbarunya dengan keterlibatan empat artis laris yang berada di bawah payung Musica Studio’s: Noah, d’Masiv, Nidji, dan Geisha. Tidak tanggung-tanggung, Steve Lillywhite asal Inggris ditunjuk sebagai produser. Album ini berupaya menuangkan ide dan gagasan empat band kolaborator yang kemudian dilebur dengan pesona Iwan Fals. Setiap band berkesempatan merekam ulang hits Iwan Fals: Noah membawakan “Yang Terlupakan”, d’Masiv dengan “Entah”, Nidji menggubah ulang “Pesawat Tempur”, dan Geisha memilih “Izinkan Aku Menyayangimu”. Selain itu, Iwan Fals juga menulis lagu baru dengan tiap band. Tak ketinggalan, lagu klasik yang dibawakan keroyokan oleh semua musisi yang turut serta, yaitu “Kemesraan”.

 

43) Kemkominfo Tutup 22 Situs Musik Ilegal

 

Demi menghindari kerugian akibat pembajakan musik digital yang terus menggunung, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) meminta para penyelenggara jasa Internet untuk memblokir sebanyak 22 situs yang berkeliaran secara ilegal. Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI), situs yang antara lain meliputi LaguHit.com dan StafaBand.info tersebut diakses sebanyak 430 ribu kali per bulan. Bila tiap pengakses mengunduh satu lagu, dengan asumsi satu lagu seharga Rp 7.000, maka kerugian diperkirakan mencapai Rp 66 miliar sebulan. Sehingga potensi pendapatan negara dari pajak yang hilang mencapai Rp 6,6 miliar per bulan. Penutupan 22 situs tersebut merupakan tindak lanjut dari permintaan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia perihal Rekomendasi Penutupan Konten dan/atau Hak Akses Pengguna Pelanggaran Hak Cipta berdasarkan pengaduan ASIRI. Langkah ini diharapkan dapat menggiring pengguna Internet untuk memanfaatkan situs-situs musik legal dalam mengakses lagu, antara lain Langit Musik, Arena Musik, Melodi Online (Melon), Guvera, Joox, dan Volup.

 

44) MTV Indonesia Berhenti Beroperasi

 

Saluran televisi musik ternama, MTV, telah resmi menghentikan operasi salah satu lisensinya yaitu MTV Indonesia pada awal November lalu. MTV Asia telah memutuskan hubungan kerja dengan Forte (mitra eksklusif MTV di Indonesia) dengan alasan kondisi ekonomi dan bisnis yang menurun. Sempat vakum selama tiga tahun, MTV Indonesia kembali tayang pada akhir 2014 di lima kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Banjarmasin, dan Makassar. Pada awal 2015, MTV Indonesia berhasil menemukan VJ MTVgenerasi terbaru yaitu Feli Sumayku lewat program sayembara kenamaan mereka bernama VJ Hunt.

 

45) Sensasi Pop Terbaru Bernama Isyana Sarasvati

 

Mengikuti kesuksesan dua single yang masing-masing adalah “Keep Being You” dan “Tetap dalam Jiwa”, Isyana Sarasvati resmi merilis album perdananya pada akhir November lalu dengan tajuk Explore! Proses pengerjaan album ini—terlaksana di Studio The Kennel Music, Swedia—sebetulnya sudah dilakukan lebih dari setahun sebelum perilisan. Namun penerbitannya sengaja menunggu Isyana berdomisili di Indonesia—setelah menyelesaikan kuliah di London, Inggris. Dari lima belas lagu ciptaan Isyana yang dibawa ke sana, sembilan di antaranya masuk ke dalam album. Isyana mulus bertransisi ke musik populer setelah malang melintang di ranah musik klasik, menguasai alat musik elekton dan saksofon. Ia beberapa kali menjuarai Grand Prix Asia Pacific Electone Festival, meraih beasiswa di Nanyang Academy of Fine Arts, Singapura dengan jurusan utama penyanyi opera dan jurusan minor komposisi untuk gelar diploma, serta kemudian mendapat beasiswa lagi untuk kuliah gelar sarjana di Royal College of Music, London. Dengan segudang talenta yang dimilikinya, aman untuk menyatakan bahwa Isyana Sarasvati bukanlah sensasi pop biasa.

Tenjo oge Lurr.. (MUSIK 2015 Bag.1)

Tenjo oge Lurr..  (MUSIK 2015 Bag.10)

(.id/BBS/rollingstone)

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2320216″]


[socialpoll id=”2317542″]

Komentar

Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.