4 PELATIH YANG PERNAH MEMÈRÈ “SESUATU” BUAT PERSIB !! SIAPA HAYO ?!

.id – Sejumlah nama beken pernah mengisi kursi panas pelatih Bandung. Mereka mencoba memberikan yang terbaik bagi yang saat itu haus akan gelar juara. Usai menjadi nomor satu di kancah sepak bola tanah air pada kompetisi Liga Indonesia I musim 1994/1995, miskin gelar. Tahun demi tahun mereka lewati dengan berbagai nama pelatih dan racikannya, namun tidak ada satupun yang berhasil mengembalikan kedigdayaan sepak bola Bandung.

Dalam sejarah sepak bola profesional pasca meleburnya kompetisi Perserikatan dan Galatama hanya ada dua pelatih yang sukses membawa Persib meraih Trophy bergengsi sepak bola tanah air. Dialah Indra Tohir (musim 1994/95) dan Djajang Nurdjaman (ISL 2014). Mereka berdua adalah pelatih asal Jawa Barat yang namanya sudah tidak asing lagi di dunia sepak bola Kota Bandung.

Selain dua nama itu, Bobotoh.ID mempunyai dua nama lain yang dianggap “sukses” memberikan sesuatu bagi Persib. Dialah Jaya Hartono dan Juan Antonio Paez. Mengapa mereka dianggpa memberikan sesuatu bagi Persib ?! Mari kita simak.

Pelatih Berpretasi & “Berpretasi” Yang Penah Menukangi persi bobotoh.id :

1. Indra Tohir

Tohir_adam
Dialah salah satu pelatih senior dikancah sepak bola kota Bandung dan Indonesia. Ia begitu dihormati dan disegani oleh pemain-pemain Persib. Abah Tohir begitu Ia disapa, bahkan sempat dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik AFC edisi September 1995 berkat prestasinya yang membawa Persib ke babak perempat final Piala Champions Asia 1995.

Tohir pun sempat menjadikan Persib tim sepak bola yang disegani dengan torehan satu gelar juara Perserikatan tahun 1993/94. Ia pun sebelumnya pernah memberikan trophy Kompetisi Divisi Utama Perserikatan 1986 dan 1989/1990 serta Pesta Sukan Brunei Darussalam II/1986 saat menjabat sebagai pelatih fisik Persib dibawah pelatih kepala Nandar Iskandar dan Ade Dana.

2. Djajang Nurdjaman

ADAM_DJADJANG NURDJAMAN (4)
Pelatih yang satu ini adalah pemain Persib era 1980an. Saat menjadi pemain, Djajang sukses membawa Persib menuarai Kompetisi Divisi Utama Perserikatan 1986 sekaligus pencetak gol tunggal ke gawang Perseman Manokwari di Laga Final di Jakarta. Tinta emas itupun kembali Ia torehkan saat membantu Indra Tohir di Liga Indonesia I. Bersama Emen Suwarman (assiten pelatih), Trio Indra Tohir, Djajang Nurdjaman dan Emen berhasil membawa pulang trophy Piala Presiden ke Kota Bandung.

Catatan itu ternyata belum berakhir. Djanur -begitu ia disapa- kembali mencatatkan sejarah dihadapan publik sepak bola Bandung. Bobotoh yang haus akan gelar pasca juara Liga Indonesia 94/95 mampu diobati oleh sentuhan tangan pelatih asal Majalengka ini. Persib kembali mengaum setelah hampir dua dekade tertidur. Djanur mempersembahkan Trophy ISL untuk para bobotoh yang telah lama merindukannya di tahun 2014.

3. Jaya Hartono

jaya_helmi
Bersama Jaya Hartono, Persib Bandung memang gagal berprestasi. Maung Bandung hanya finish di posisi 3 klasemen akhir ISL tahun 2008 di bawah Persipura Jayapura (juara) dan Persiwa Wamena. Prestasi yang diraih Jaya saat menukangi Persib adalah jumlah memasukan skuatnya yang berjumlah 60 gol. Hasil ini memang dibawah torehan Djajang Nurdjaman saat menukangi Persib musim 2012/2013. Bersama Djajang, Persib mampu memasukan 72 gol dengan menggunakan sistem kompetisi penuh.

Namun jika kita membandingkan dengan kompetisi sebelumnya atupun sesudahnya dengan menggunakan sistem kompetisi penuh, Jaya ada diurutan dua yang sukses menorehkan jumlah gol lebih dari 50 gol. Lumayan bukan ?!

4. Juan Antonio Paez

paez
Satu-satunya pelatih asing yang masuk dalam kategori pelatih sukses versi Bobotoh.ID adalah Juan Antonio Paez. Pelatih asal Chile ini memang tidak memberikan trophy apapun kepada Maung Bandung. Namun, Ia mampu mengangkat Pangeran Biru dari babak playoff dan membawa Persib lolos dari degradasi di tahun 2004. (bobotoh.id/HL/Berbagai Sumber) (Foto-foto : Adam Husein/HL/Bobotoh.id/Repro Buku Persib Aing)

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.