7 PELEM KEREN YANG DIPERANKEUN MARK WAHLBERG !!

Siapa yang tak kenal , aktor yang aktingnya selalu membuat orang berdecak kagum. .id mempunyai 7 terbaik yang diperankan aktor kelahiran 5 juni 1971. Apa saja ? Mari kita simak !!

1. The Italian Job (2003)

The-Italian-Job-background-wallpaper
The Italian Job karya sutradara F. Gary Gray dirilis tahun 2003 dengan pengambilan gambar di Venezia dan Los Angeles. Film ini dibintangi oleh Mark Wahlberg, Charlize Theron, Edward Norton, Seth Green, Jason Statham dan beberapa bintang film lainnya.

Film ini adalah film remake Amerika dari film Inggris tahun 1969 dengan judul yang sama. Meskipun judulnya sama, alur cerita dan karakter film ini berbeda dari bahan sumbernya. Gray menggambarkan film ini sebagai “sebuah penghormatan terhadap versi aslinya.”

The Italian Job menceritakan tentang seorang perencana pencurian bernama Charlie Crocker (Mark Wahlberg) yang berhasil mencuri emas dengan jumlah yang cukup mengagumkan dari tempat yang dijaga sangat ketat di Venice, Italia. Tetapi keberhasilan yang didapat hanya untuk menemukan bahwa dia dikhianati oleh salah satu rekannya. Bersama dengan rekan-rekannya yang lain, Charlie bermaksud melakukan balas dendam dimana mereka merencanakan untuk mencuri kembali emas tersebut dengan cara memanipulasi lampu lalu lintas dan membuat kerusakan di jalanan Los Angeles.

Lyle yang jago akan teknologi komputer telah menyadap dan membajak komputerisasi (cybercrime) dinas perhubungan dan jalan raya yang mengatur rambu-rambu lalu lintas. Sehingga Lyle sangat mudah untuk mengatur jalan raya dengan peralatan computer. Sehingga rambu-rambu lalu lintas dibuat kacau berantakan, mobil-mobil saling bertabrakan. Hal itu berguna untuk menyudutkan truk berisi emas milik Steve apalagi mereka dibantu dengan keramaian jalan raya dan selalu macet.

Sementara Rob bertugas untuk membuntuti truk-truk yang keluar dari rumah Steve, sedangkan Left Ear mempunyai pekerjaan yang agak berat yaitu memasang bom bawah tanah dengan bantuan Charlie. Karena rancana mereka awalnya yaitu menyudutkan truk yang berisi emas tersebut pada sebuah kemacetan yang telah disabotase oleh Lyle, Pada saat truk itu berhenti karena macet, bom bawah tanah yang dirancang oleh Left Ear diledakkan dan tentu membuat runtuh aspal dan melongsorkan truk tersebut ke bawah tanah yang merupakan jalur kereta api bawah tanah kota. Tentu jalur kereta api tersebut telah disabotase juga oleh Lyle sehingga pada jalur itu telah menunggu anggota lainnya yaitu Charlie, Stella, Left Ear, dan Rob. Mereka semua telah siap dengan tiga mobil untuk membawa kabur emas-emas yang berada dalam truk tersebut.

2. The Perfect Strom (2000)

perfectstrm

The Perfect Strom adalah suatu film yang diangkat dari kisah nyata, yaitu kisah tujuh orang nelayan yang menggunakan kapal Andrea Gail untuk menangkap ikan. Sepulang dari pelayaran, kapten kapal Andrea Gail ditegur oleh pemilik kapal karena tangkapannya semakin berkurang.

Pada malam harinya, kapten kapal (Billy), menjumpai anak buahnya yang tengah bergembira di bar untuk menyampaikan pesan bahwa dalam beberapa hari lagi mereka akan berangkat lagi ke laut bebas untuk menangkap ikan. Beberapa anak buahnya terkejut dan menolak, karena mereka baru saja pulang. Tetapi Billy mengancam mereka akan mencari yang lain bila mereka tidak mau, dan ia berjanji bahwa tangkapan hari ini akan banyak.
Beberapa hari kemudian, jadilah mereka berlayar ke lautan luas ke daerah tertentu, tetapi di sana mereka sedikit mendapat ikan dan tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Dan sang kapten diolok-olok oleh anak buahnya dan bermaksud untuk pulang saja. Akhirnya sang kapten memutuskan untuk berlayar ke Flemish Cap. Karena ia sudah berjanji bahwa tangkapan hari ini akan banyak. Flemish Cap adalah suatu tempat yang diketahui kapten melimpah dengan ikan tetapi banyak topan dan badai.

Sesampai di Flemish Cap, para anak buahnya bergembira, karena ikannya melimpah dan mereka mendapatkan ikan hingga 30 ton. Tetapi ketika mereka mendapatkan banyak ikan, mesin pendingin ikan (mesin es) rusak, dan bersamaan dengan itu mereka menerima fax bahwa cuaca di Bermuda dan Sable Island sedang memburuk, dan sedang terjadi pertemuan antara tiga gelombang. Mendapat laporan seperti itu, kapten kapal menawarkan jalan keluar kepada anak buahnya untuk menunggu beberapa hari hingga badai lewat. Tetapi anak buahnya menolak karena ikan sudah sangat banyak dan akan membusuk apabila tidak segera dibawa pulang dan dipasarkan. Akhirnya mereka sepakat untuk pulang dan menerjang badai.

Dari sinilah dimulai pertarungan hebat antara kapal Andrea Gail dengan badai yang berasal dari Bermuda dan Sable Island. Mereka semakin masuk ke pusat badai, di mana angin, petir, dan gelombang saling gulung menggulung dengan dahsyatnya. Setelah perjuangan demi perjuangan, akhirnya Andrea Gail kalah, kapal terbalik ketika mendaki gelombang yang sangat besar dan tinggi. Kapten kapal Billy serta anak buahnya yang berasal dari kota Goulchester ini meninggal.

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2317865″]

3. 2 Guns (2013)

2 guns

Film yang bercerita tentang dua dari agen operative berbeda yang terpaksa bersama-sama menghadapi masalah besar dengan aliansi mereka yang unik (agen federal yang menyamar).

Selama 12 bulan terakhir, Agen DEA Bobby Trench (Washington) dan perwira intelijen angkatan laut AS Marcus Stigman (Wahlberg) telah pensiun. Bekerja menyamar sebagai anggota sindikat narkotika.

Ketika upaya mereka untuk menyusup kartel narkoba Meksiko, Trench dan Stigman tiba-tiba disavowed oleh atasan mereka. Sekarang semua orang ingin mereka di penjara, satu-satunya orang yang dapat mereka andalkan adalah mereka berdua

4. Pain and Gain (2013)

pain

Film bergenre drama komedi dirilis pada 26 April 2013 di Amerika Serikat. “Pain & Gain” merupakan sebuah film yang berdasarkan kisah nyata pada tahun 1999 yang pernah dimuat di majalah New Miami Times. Film “Pain & Gain” dibintangi oleh Mark Wahlberg dan bintang “smackdown” Dwayne “The Rock” Johnson.

Film yang disutradarai oleh Michael Bay ini sangat sayang untuk dilewatkan, perpaduan antara kisah nyata, unsur aksi, drama dan komedinya menjadi nilai tersendiri dari film ini.

Daniel Lugo (Mark Wahlberg) adalah binaragawan biasa yang bekerja di Sun Gym bersama dengan temannya Adrian Doorbal (Anthony Mackie). Bosan menjalani kehidupan yang miskin, Lugo berencana untuk menculik Victor Kershaw (Tony Shalhoub), pengusaha kaya yang biasa berlatih di gym.

Lugo berencana memeras uang dari dia melalui penyiksaan. Dengan bantuan dari seorang penjahat yang baru keluar dari penjara, Paul Doyle (Dwayne Johnson), “Sun Gym Gang” pun berhasil mendapatkan Kershaw untuk menandatangani seluruh keuangannya.

Tapi ketika Kershaw selamat dari percobaan pembunuhan oleh ketiga orang tersebut, dia lantas menyewa detektif swasta Ed Du Bois (Ed Harris) untuk menangkap mereka setelah Departemen Kepolisian Miami gagal melakukannya.

5. Shooter (2007)

shoot

Shooter ini adalah film asal Amerika yang dirilis pada tahun 2007 lalu, film ini bergenre aksi thriller yang disutradarai oleh Antoine Fuqua dan ditulis oleh Jonathan Lemkin. Film ini berasal dari sebuah novel yang ditulis oleh Stephen Hunter yang berjudul Point of Impact. Film Shooter ini dibintangi oleh Mark Wahlberg, Michael Pena, Danny Glover, Kate Mara, Ned Beatty, Elias Koteas, Rhona Mitra, Jonathan Walker dan Justin Louis.

Sinopsis Film Shooter ini mengisahkan Bob Lee Swagger (Mark Wahlberg) yang merupakan mantan seorang penembak jitu. I terpaksa harus pensiun dini karena ia merasa gagal melindungi teman baiknya di dalam misi terakhirnya. Swagger yang tinggal didesa kecil itu pun didatangi oleh agen FBI untuk menjalankan misis rahasia.

Misi rahasia tersebut berkaitan tentang penjagaan Presiden Amerika Serikat dalam sebuah konfrensi terbuka, ia yang pada walnya menolak tawaran tersebut pun akhirnya setuju untuk ikut dalam misi yang dikepalai oleh FBI.

Akan tetapi keputusannya untuk ikut dalam misi tersebut menjadi buah simalakama bagi dirinya, ia dituduh sebagai pembunuh Uskup Agung asal Ethiopia. Swagger yang mengetahui kalau dirinya dijebak pun melarikan diri akan tetapi ia sempat tertembak dibagian bahu 2 kali yang membuat dirinya dalam keadaan sekarat.

Dalam keadaan tersebut pun ia melarikan diri ke tempat mantan istri sahabat baiknya yang membantunya melakukan jahitan atas luka tembaknya. Setelah pulih dari luka tembak yang ia terima pun, Swagger langsung menyusun rencana balas dendam dan mencari tahu siapa dalang atas konspirasi ini.

6. Transformers: Age of Extinction

trasn

Dalam sekuel keempat, film ini bercerita tentang manusia di bumi yang perlahan mulai bangkit dari keterpurukan setelah akhir dari pertarungan para robot di Transformers: Dark of the Moon. Autobots dan Decepticons telah menghilang dari planet ini setelah pertarungan tersebut.

Namun terdapat kelompok orang-orang yang berkuasa, penguasa cerdas dan Ilmuwan yang mencoba belajar dari kejadian serangan Transformers di waktu sebelumnya untuk mengembangkan teknologi baru yang dapat mengontrol para robot tersebut, karena dengan hal inilah mereka lakukan untuk persiapan ke depan jika terdapat lagi ancaman baru.

Namun dengan tanpa mereka sadari, Transformers kuno dari masa lalu yang sangat kuat bangkit dan menuju bumi. Lalu kembalilah sebuah epik pertarungan antara kebaikan dan kejahatan, kebebasan, dan perbudakan besar-besaran akan terjadi setelahnya.

7. Lone Survivor

Lone

Sebuah film yang diangkat dari kisah nyata operasi militer Amerika Serikat di Afganistan dengan sandi operasi sayap merah. Operasi sayap merah dilakukan pada tahun 2005 dan mempunyai misi untuk menangkap atau membunuh komandan taliban senior bernama Ahmad Shah. Ahmad Shah dan pasukannya membunuh setidaknya 20 orang dalam seminggu. Seorang saksi hidup yang bernama Marcus Ruttrell pada tahun 2007 menuturkan kisahnya dalam sebuah buku yang berjudul Lone Survivor : The Eyewitness Account of Operation Redwing and The Lost Heroes of Seal Team 10. Buku tersebut berhasil masuk dalam New York Times Best Sellers dalam kategori Non-Fiction.

Empat orang anggota tim Navy Seal yang bernama Marcus Ruttreall (Mark Wahlberg), Matthew Axelson (Ben Foster), Michael Murphy (Taylor Kitsch) dan Danny Dietz (Emile Hirsh) berangkat dari pangkalan udara Bagram untuk menuju sebuah desa yang yang dikelilingi perbukitan yang telah teridentifikasi akan keberadaan Ahmad Shah. Mereka sudah berada di titik penalti terakhir untuk menembak Ahmad Shah yang bercirikan fisik tidak mempunyai sebelah telinga. Sayangnya hubungan komunikasi terganggu sehingga konfirmasi perintah tidak didapatkan.

Sementara menunggu menerima perintah menembak, tiba-tiba muncul tiga orang penggembala kambing. Tentu saja hal ini diluar dugaan. Mau tak mau mereka menangkapnya dan disinilah timbul perdebatan mau diapakan mereka. Alternatif pertama adalah membunuh mereka dengan konsekuensi tugas lancar tapi menjadikan mereka pelanggar hukum juga. Alternatif kedua adalah melepaskan mereka dan tugas gagal karena keberadaan operasi tersebut sudah diketahui oleh orang lain. Konflik dan pemikiran serta alasan mereka memang cukup bisa diterima dalam berdebat. Sebagai kepala dalam misi ini Marcus berhak memutuskan hasilnya dan voting tidak berlaku.

Akhirnya Marcus memutuskan untuk melepaskan gembala kambing tersebut. Misi dianggap gagal dan mereka berencana untuk kembali ke pangkalan. Sayangnya komunikasi terganggu di saat-saat yang penting. Mereka hendak menyelamatkan diri dengan naik ke bukit bagian atas agar dapat menerima sinyal telepon satelit. Sayangnya gembala yang dilepaskan membocorkan kepada pasukan Taliban akan keberadaan pasukan Amerika.

Beberapa saat kemudian pasukan Taliban dengan jumlah yang banyak menyerbu dan menyerang mereka. Marcus dan kawan-kawan kalah jumlah tetapi tak mudah menyerah begitu saja. Perlawanan yang gigih dilakukan untuk mempertahankan nyawa mereka dan kehormatan mereka. Rasa patriotisme dan keberanian dalam mengemban misi ditunjukkan dengan perlawanan sampai titik darah penghabisan. Tiga nyawa melayang dan hanya Marcus yang selamat walaupun luka parah.

Marcus ditolong oleh Gulab seorang penduduk di sekitar kejadian walaupun diawalnya Marcus ragu-ragu karena tidak tahu orang tersebut Taliban atau bukan terlebih lagi dengan tewasnya rekan-rekannya akibat membebaskan gembala kambing. Marcus ditampung dirumahnya walaupun ada orang yang tidak setuju dengan hal itu. Marcus meminta tolong seseorang agar mengirim surat ke pangkalan Amerika yang memberitahukan keberadaannya di desa itu.

Pasukan Taliban tidak tinggal diam, mereka tetap mencari Marcus dan pada akhirnya menemukan persembunyian Marcus. Marcus diseret dan hendak dipancung kepalanya oleh anak buah Ahmad Shah. Pada saat yang menentukan, Gulab menyelamatkannya. Marcus terheran-heran dengan sikap Gulab yang berani mengambil resiko kepada Taliban. Pasukan Taliban pun pergi namun tetap mengancam akan membinasakan desa tersebut.

Hari berikutnya pasukan Taliban dengan jumlah lebih banyak datang kembali ke desa tersebut. Terjadi tembak-menembak dengan penduduk desa tersebut. Marcus sendiri nyaris tewas. Untunglah pasukan bantuan Amerika Serikat datang disaat yang tepat.

Permainan para bintang cukup bagus dan meyakinkan. Mereka mampu menunjukkan kegetiran dan kepahitan dalam menjalankan tugas namun memiliki rasa patriotisme yang tinggi. Sutradara mampu membuat film yang sangat sederhana ini tanpa banyak lika-liku cerita namun bukanlah sebuah film kacangan. Tata rias wajah patut diacungi jempol karena mampu menampilkan luka-luka secara real dan nyata. Goresan, borok, darah akan membuat anda terenyuh karena tampak asli. Demikian juga saat pengambilan gambar mereka jatuh ke jurang melewati batu-batuan, terlihat seperti jatuh benaran.

Film ini tidak menampilkan kesuperheroan Amerika seperti film-film lainnya, mengingat Ahmad Shah sampai film selesaipun tidak tertangkap. Kalaupun ada hanyalah gambaran fisik Ahmad Shah yang mirip dengan Osama bin Laden. Yang jelas film ini menceritakan kegagalan operasi sayap merah hanya karena alasan kemanusiaan sesuai konvensi Jenewa. Padahal yang namanya sebuah perang membutuhkan ongkos yang mahal bukan saja dalam bentuk materi melainkan pengorbanan nyawa. (Bobotoh.id/HL/Berbagai Sumber)

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.