ALBUM DEBUT ((AUMAN)) DIBAJAK DARING !

Suar Marabahaya, album debut band heavy rock asal Palembang yang kini telah membubarkan diri, (()), diduga menjadi korban karena diketahui secara ilegal beredar di beberapa outlet musik digital ternama seperti iTunes, Deezer, Spotify, Rhapsody, Guvera, dan CD Baby. Kasus ini dilaporkan pertama kali oleh Aprialdi Noor Idris (drummer Trendy Reject & Time) pada 22 Desember lalu kepada pihak label rekaman (()) yaitu Rimauman Music.

Lewat rilis persnya pihak Rimauman Music mengaku tidak pernah sekali pun menjalin kerjasama dalam bentuk apapun dengan content aggregator,untuk memasukkan katalog band tersebut sebagai konten di dalam situsstreaming musik.

“Album ((AUMAN)) yang berjudulSuar Marabahaya diselinapkan tanpa otorisasi yang sah oleh content aggregator yang tak bertanggung jawab ke situs-situs dan aplikasi penyedia layanan musik digital online yang sah,” terang mereka.

“Sementara itu, konsultan Rimauman Music yang berdomisili di Jakarta, Tata Trianti, per 23 Desember 2015 sudah melakukan proses pelaporan ke penyedia layanan musik digital online yang terkait untuk memperoleh informasi akan sumbernya yaitu content aggregator yang sementara masih belum diketahui,” lanjutnya.

imauman Music sempat melakukan pengaduan lewat media sosial dengan beberapa situs streaming musik tersebut dan mendapat respons yang cepat dan kooperatif. “Yang mana memang tujuannya adalah menjadikan penyedia layanan musik digital online tersebut sebagai rekan kerja penyelidikan untuk mengincar content aggregator nakal yang melakukan pelanggaran hak kekayaan intelektual atas album ((AUMAN)) yang berjudul Suar Marabahaya,” jelas mereka. Tenjo oge Lurr.. (SITUS BELANJA DARING KIAN SEUKEUT!)

Ini bukanlah kali pertama ((AUMAN)) tersandung kasus pelanggaran hak kekayaan intelektual. Sebelumnya salah satu karya dari unit hardcore asal Palembang tersebut sempat dipakai tanpa izin untuk program olahraga di dua saluran televisi nasional. Namun kasus tersebut akhirnya selesai secara musyawarah dan mufakat di mana kedua institusi media pun membuat pernyataan maaf resmi yang dipublikasikan. (Bobotoh.id/BBS/rolingstone.co.id)

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2319820″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.