EBIET G. ADE, SORE, WHITE SHOES & THE COUPLES COMPANY, JEUNG OM PSP NYIEUN ALBUM KOMPILASI ANTI KORUPSI LURR..

Dalam merayakan hari yang jatuh pada 9 Desember lalu, Indonesia Corruption Watch () telah meluncurkan lanjutan yang diberi judul Frekuensi Perangkap Tikus Volume 2. Konsep album kompilasi kali ini mencoba mengangkat kesadaran anti korupsi di lingkungan terdekat.

Sama seperti di edisi pertamanya yang rilis 2013 silam, Frekuensi Perangkap Tikus Volume 2 juga diproduseri oleh Harlan Boer. Menurutnya album kompilasi ini dapat dinyatakan berhasil ketika musisi yang terlibat terus menampilkan lagu ciptaannya yang ada di Frekuensi Perangkap Tikus Volume 2.

“Harapannya album ini bisa didengar oleh banyak orang. Harus ada repetisinya. Jangan didengar hanya untuk hari ini saja. Tapi didengarkan dan ditampilkan oleh band-bandnya di panggung-panggung seterusnya,” kata Harlan yang mencontohkan di edisi pertama, Navicula dengan “Main Hukum” dan Morfem dengan “Kami Bosan Jadi Negara Dunia Ketiga” masih terus ditampilkan hingga sekarang ini. Tenjo oge Lurr.. (SAMBUT POÉ ANTI KORUPSI, 720 HACKER NGE-HACK BERANTAS KORUPTOR !)

Berikut adalah daftar lagu di dalam album kompilasi Frekuensi Perangkap Tikus Volume 2:

1. Jirapah – “Lapang”

2. The Experience Brothers – “Lihat Sini”

3. dan L’Alphalpha – “Orator”

4. Indie Art Wedding – “Bukan Andalan”

5. Anda dan Bonita – “NN”

6. – “Coreng Arang”

7. Sore – “Di Putusan”

8. White Shoes and the Couples Company – “Dana Express”

9. Orkes Moral Pancaran Sinar Petromaks  – “Tetangga Gue”

(Bobotoh.id/BBS/ro;;ingstoneindonesia)

Contreng Pulingna Lurr..

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2317983″]”]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.