HOVERBOARD IEU BISA NGAPUNG | HAYYAAAH..

Setelah drone, menjadi perbincangan hangat tahun ini. Alat transportasi personal itu dipopulerkan oleh film Back to The Future sebagai pengganti skateboard. Ia mampu melayang di atas permukaan apapun, termasuk air. Nah, karena sungguhan belum ada, muncul sebuah produk transportasi personal yang disebut . Perangkat ini mencuri perhatian kalangan menengah ke atas. Baik sebagai mainan, maupun moda transportasi personal jarak dekat. Minat pasar yang potensial kemudian memicu para vendor menelurkan beragam model yang sebenarnya lebih layak disebut skuter atau skateboard atau apapun selain , karena benda-benda itu tidak melayang.

Ada juga beberapa konsep hoverboard yang benar-benar melayang, tapi tidak bisa digunakan secara praktis di kondisi dunia nyata. Misalnya, karena menggunakan magnet dan membutuhkan permukaan khusus. Hal yang berbeda muncul dari ArcaBoard, yang dikabarkan sungguh telah membuat hoverboard yang bisa melayang. Dilansir KompasTekno, Jumat (25/12/2015) dari Ubergizmo, hoverboard buatan ArcaBoard mampu hingga enam menit. Sungguhan atau hoax sih? Dari video dan publikasi lainnya, tampak bahwa hoverboard Arcaboard ini memiliki bentuk persegi panjang. Sisi-sisinya simetris untuk mempermudah pengaturan keseimbangan. ArcaBoard memasang teknologi keseimbangan diri (self-balancing) pada hoverboard. Dengan begitu, skuter canggih itu bisa memulai penerbangan dan mengakhirinya secara mulus.

Tenjo oge Lurr..(REBUAN ‘HOVERBOARD’ DISITA DI INGGRIS | KADE LURR..)

Bagaimana ia bisa terbang? Konon, ia memiliki 36 kipas listrik bertenaga besar di bawahnya. Ini mampu memberikan dorongan sebesar 195 kilogram, dengan kekuatan mesin setara 272 tenaga kuda. Namun, tetap saja ia bukan alat transportasi yang praktis seperti yang dibayangkan dalam film Back to The Future. Pertama, beratnya saja mencapai 82 kilogram, terlalu berat untuk digendong dalam ransel. Ukurannya pun besar, untuk mengangkutnya produsen Arcaboard mengatakan dibutuhkan setidaknya dua orang dewasa. Kedua, meski mampu bergerak hingga 20 km per jam, setara seorang pelari, ia hanya mampu melayang sejauh 2 km dalam satu kali pengisian daya. Tidak terlalu praktis untuk perjalanan jauh. Terakhir, dan ini mungkin yang paling “mengecewakan”, perangkat tersebut ternyata tak murah. Untuk mendapat unit Arcaboard, pengguna harus merogoh kocek 20 ribu dollar AS atau setara Rp 272 jutaan, cukup untuk membeli mobil jenis tertentu. (Bobotoh.id/BBS/nextren)

[socialpoll id=”2319101″]

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.