IEU ALASAN KEJAGUNG TEU BISA SERAHKAN REKAMAN SETYA NOVANTO KA MKD | NAUN TAH?

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Arminsyah mengatakan, rekaman otentik percakapan yang diperoleh dari Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin bukan barang sitaan. Rekaman tersebut dipinjamkan Maroef kepada Kejaksaan Agung sebagai bahan untuk mendalami kasus pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden.

Mahkamah Kehormatan Dewan sebelumnya gagal meminjam rekaman asli yang berisi percakapan antara Maroef dengan Ketua DPR dan pengusaha Riza Chalid tersebut. Hal itu menyusul adanya surat pernyataan yang dikirimkan Maroef kepada untuk tidak meminjamkan rekaman asli itu kepada siapa pun.

Tenjo oge Lurr.. (: NGOBROL DI TELP ANTARA SETYA NOVANTO DAN FREEPORT 120 MENIT, YANG DILAPORKEUN HANYA 11 MENIT | KAMANA SESANA LURR..?)

“Alat rekaman itu memang ada pada kita. Itu diserahkan Pak Maroef, tapi kita tidak bisa memenuhi permintaan dari MKD karena barang itu bukan barang sitaan,” kata Arminsyah di kantornya, Kamis (10/12/2015). Karena berstatus pinjaman, ia mengatakan, maka yang memiliki wewenang untuk meminjamkan rekaman otentik tersebut kepada pihak lain adalah Maroef.

“Kita kan juga memegang amanah. Amanah yang punya HP tersebut tidak mengizinkan. Mungkin beliau (MKD) langsung minta ke Pak Maroef,” kata Arminsyah. (Bobotoh.id/BBS/kompas)

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.