LIVERPOOL DINOBATKEUN JADI KOTA MUSIK UNESCO

Liverpool, kota asal personel The Beatles di Inggris, dianugerahi Kota Musik , organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bergerak di bidang pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan, pada Jumat (11/12). Dikabarkan NME, adalah kota ke-dua di Inggris Raya yang dijadikan situs warisan dunia dengan status Kota Musik, setelah sebelumnya status yang sama disandangkan kepada Glasgow, kota di Irlandia.

Penghargaan tersebut diberikan oleh UNESCO atas dasar keberadaan komunitas musik live di Liverpool, begitu juga pendidikan musik, wisata musik dan kemampuan kota di pinggir laut itu melahirkan segudang talenta berbakat di bidang musik. Bahkan, salah satu kelompok orkestra Liverpool, yang bernama The Liverpool Philharmonic Orchestra, pun dianggap sebagai sesuatu yang spesial oleh pihak UNESCO. Perlu diketahui, kelompok orkestra itu sudah berusia 175 tahun.

Tenjo oge Lurr.. (PENGAKUAN UNESCO KEUR INDONESIA!)

Mendengar hal ini, Wali Kota Liverpool Joe Anderson pun menegaskan bahwa Liverpool adalah kota yang tidak dapat jauh dari musik. “Liverpool sangat terkenal karena pengaruh musik dan status (Kota Musik UNESCO) ini. Status itu sangat tepat bagi kota yang hidup dan bernapas untuk musik ini,” ujarnya. Ia melanjutkan, bahwa musik adalah salah satu alasan terbesar Liverpool dikunjungi banyak turis, apalagi Liverpool adalah kota lahirnya grup musik fenomenal Inggris, The Beatles.

“Bukan suatu rahasia bahwa musik adalah salah satu alasan terbesar bagi para pengunjung untuk datang ke Liverpool. Anda bisa melihat seberapa banyak orang yang datang ke The Beatles Story, atau masyarakat yang bepergian ke acara tahunan seperti Sound City atau LIMF,” Anderson menceritakan. Lebih lanjut, Anderson yakin, dengan adanya dukungan dari organisasi sekelas UNESCO, Liverpool akan terus tumbuh menjadi kota yang berkembang tidak hanya dalam masalah musik, namun juga sejarah.

“Saya percaya diri bahwa dengan adanya dukungan dari UNESCO, Liverpool akan berkembang lebih jauh dan masyarakat akan menyadari bahwa hal ini bukan lah sekedar kontribusi Liverpool terhadap sejarah musik, namun juga hal-hal menarik yang sedang terjadi di kota ini.

Dua pekan sebelum UNESCO menobatkan Liverpool sebagai Kota Musik, kota yang berada di pinggir laut itu juga memenangkan UK Festival Awards 2015, dengan acara tahunan Sound City, Creamfields dan LIMF. Selain The Beatles, The La’s, Echo & the Bunnymen, The Lightning Seeds, Atomic Kitten, Gerry and the Pacemakers dan masih banyak lagi. (Bobotoh.id/BBS/cnnindonesia)

Komentar

Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.