MENTERI SUSI SEBUT APARAT NEGARA BANTU KAPAL ASING CURI IKAN | BEUH…

Menteri Kelautan dan Perikanan Pudjiastuti menemukan modus baru yang dilakukan kapal berbendera asing di perairan Indonesia. Ia menyebut ada oknum aparat di Kalimantan Barat yang membantu kapal-kapal pencuri ikan dalam beroperasi sehingga terhindar dari patroli yang dilakukan. “Sekarang ini banyak yang masuk di wilayah Kayong, Kalimantan barat. Terindikasi beberapa kapal Thailand beroperasi dengan ada yang mengatur yaitu oknum-oknum aparat di Kalimantan Barat,” kata di kantornya, Kamis (10/12).

Untuk dapat membongkar sindikat tersebut, Susi meminta Satuan Tugas (Satgas) Anti Illegal Fishing untuk secara intens memantau perairan yang disebutkannya dengan menggunakan satelit. Pemilik PT ASI Pudjiastuti Aviation atau Susi Air itu juga memerintahkan Satgas berkoordinasi dengan TNI Angkatan Laut dan instansi terkait lainnya untuk melakukan patroli di wilayah utara Sulawesi, Kalimantan, Papua, Maluku, sampai perbatasan Nusa Tenggara Timur-Timor Leste. “Patroli tersebut untuk menangkap kapal-kapal asing yang beroperasi saat ini,” tegasnya.

Tenjo oge Lurr.. (SUSI DEG-DEGAN REK MILUAN PAKET C)

Susi melaporkan bahwa pada hari ini, anak buahnya dilapangan juga berhasil menangkap dua kapal tak berbendera yang melakukan pencurian ikan secara ilegal di perairan Indonesia. “Kapal Hiu Macan Tutul 01 telah menangkap dua kapal tak berbedera, yaitu F/B.ca RGJ dengan jumlah anak buah kapal (ABK) 25 warga asing yang menangkap ikan tuna sebanyak 100 ekor. Lalu kapal kedua F/B.ca GREEN MILE dengan jumlah ABK 24 warga asing menangkap 200 ekor ikan tuna,” jelasnya. (Bobotoh.id/BBS/cnnindonesia)

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.