MOVIE REVIEW: NEGERI VAN ORANJE

Sepuluh tahun yang lalu karya berjudul telah diterbitkan. Novel tersebut mengisahkan tentang petualangan lima sahabat dan berhasil menjadi bestseller book dalam waktu lebih kurang dua tahun. Pada 2012, 5 cm diadaptasi ke dalam layar lebar dengan menunjuk Rizal Mantovani sebagai sutradaranya. Adaptasi novel dengan status bestseller ke dalam layar lebar pun dilakukan oleh. Dalam bentuk novelnya, Negeri Van Oranje rilis pada 2009 silam. Kisah fiktif buku ini merupakan hasil pengembangan cerita nyata para penulisnya yaitu Wahyuningrat, Adept widiarsa, Nisa Riyadi, dan Rizki Pandu Permana yang bersekolah S2 di Belanda.

Negeri Van Oranje mengisahkan tentang lima pemuda-pemudi Indonesia yang merantau ke Belanda demi meraih gelar pendidikan S2; ini memuat banyak porsi gambar eloknya Belanda dan Praha. Awal pertemuan mereka terjadi ketika Banjar (Arifin Putra), Wicak (Abimana Aryasatya), dan Daus (Ge Pamungkas) sedang berbagi tembakau rokok saat menunggu kereta yang tak kunjung datang akibat badai. Hanya merokok dengan lintingan, ketiga pria ini tiba-tiba dihampiri oleh pria Indonesia dengan wibawa flamboyan. Dia adalah Geri yang diperankan oleh Chicco Jerikho. Perawakannya tak memperlihatkan Geri adalah warga pendatang. Gaya bicaranya pun seakan ia sudah hidup di Belanda sejak lahir. “Mau kretek?” tawar Geri kepada Banjar, Wicak, dan Daus sebelum akhirnya ia mentraktir tiga teman barunya di kedai kopi mahal. Tenjo oge Lurr.. (STEREOCASE LUNCURKEUN VIDEO MUSIK ANYAR, ‘ALL NIGHT LONG’)

Di kedai kopi ini lah mereka bertemu dengan seorang wanita bernama Lintang (Tatjana Saphira). Lagi-lagi berkat pembawaan Geri yang tak kaku dan berkelas, keempat pria ini dapat duduk di satu meja bersama Lintang. Kisah pertemuan ini menjadi titik awal bagaimana akhirnya Lintang menikah dengan salah satu dari empat sahabat prianya. Merangkum cerita dari ratusan halaman di novel ke dalam film berdurasi satu setengah jam, terkadang membuat jalan cerita menjadi tidak alami. Sayangnya ini terjadi di Negeri Van Oranje yang menggunakan metode alur cerita maju mundur. Di sisi lain Negeri Van Oranje berhasil membuat penonton menebak-nebak dalam kepalanya bagaimana kisah penghujung cerita ini akan terjadi. Sebuah tipikal film dengan plot twist yang digemari oleh penikmat cerita . (Bobotoh.id/BBS/rollingstoneindonesia)

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2318540″]”

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.