MUSIK 2015

33) Konser Antiklimaks Bon Jovi di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan

 

Setelah menanti selama dua dekade, akhirnya Bon Jovi kembali tampil di Indonesia pada September lalu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Dengan ludesnya tiket terjual, puluhan orang tertipu tiket palsu yang dijual oleh pihak tidak bertanggung jawab lewat situs tidak resmi; digadang kerugian mencapai ratusan juta. Namun sensasi besar konser Bon Jovi harus redam seketika. Antiklimaks muncul karena beberapa alasan seperti vokal Jon Bon Jovi yang sudah tidak maksimal, kualitas tata suara tidak sebanding dengan nama besarnya, ataupun reportoar yang sedikitnya mengecewakan para penggemar lama.

 

34) Konser Perayaan 15 Tahun Karir Andien, ‘Metamorfosa’

 

Sesuai dengan pencapaian usia karir, Andien mengaitkan segala rincian konser tunggalnya dengan angka lima belas. Bertempat di Jakarta Convention Center, Jakarta, konser yang diberi tajuk Metamorfosa ini diadakan pada 15 September yang lalu. Metamorfosa mengusung konsep penggabungan dan mode, sehingga Andien menghadirkan lima musisi tamu, lima desainer, dan lima pengarah ; semua berjumlah lima belas. Satu setengah dekade berkarya, Andien terus bermetamorfosa.

 

35) Dominasi Tulus di AMI Awards 2015

 

Datang dari jajaran musisi independen, penyanyi pop solo pria, Tulus, justru paling mendominasi di Anugerah Musik Indonesia 2015 (AMI Awards). Sedari awal Tulus memang sudah merain nominasi paling banyak dengan jumlah delapan kategori; Maliq & D’Essentials meraih jumlah yang sama. Kategori-kategori tersebut adalah Artis Solo Pria Pop (menang), Pencipta Lagu Pop (dua nominasi, menang), Produser/Penata Musik Pop, Album Pop (menang), Penampil Solo Pria/Wanita Soul/Rhythm and Blues, Karya Produksi Terbaik(menang) dan Album Terbaik (menang). Dengan memborong lima trofis sekaligus, sayangnya Tulus berhalangan hadir di malam penganugerahan dikarenakan memiliki jadwal tampil di salah satu stasiun televisi nasional.

 

36) Kiprah Fenomenal Barasuara

 

Sebuah peristiwa yang jarang terjadi, sebuah band berhasil meraih banyak atensi dan penggemar sebelum merilis album atau bahkan lagu sekalipun. Ini lah yang terjadi dengan grup indie rock asal Jakarta, Barasuara. Nama mereka terus melambung berkat penampilan-penampilan apik di atas panggung. Lalu pada 22 Oktober Barasuara resmi merilis album debut mereka yang paling ditunggu tahun ini berjudul Taifun. Tiket pesta perilisannya yang diselenggarakan di Rossi Musik, Fatmawati, Jakarta, ludes terjual. “Sedang mendengarkan album Taifun dari Barasuara, sudah lama nggak dengar band Indonesia sebagus ini. Ini album keren banget! #bangga.” Sebuah pujian yang datang dari komposer kenamaan Indonesia, Indra Lesmana.

Tenjo oge Lurr.. (MUSIK 2015 Bag.1)

Tenjo oge Lurr..  (MUSIK 2015 Bag.8)

(Bobotoh.id/BBS/rollingstone)

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2320216″]


[socialpoll id=”2317542″]

 

Komentar

Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.