MUSIK 2015

9) Yanni Libels Tutup Usia

 

Salah seorang anggota grup vokal Trio Libels, Yanni, mengembuskan nafas terakhirnya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, tak lama setelah ia mendarat usai penerbangan dari Bangka-Belitung. Yani Libels yang bernama asli Yanni Djunaedi meninggal dunia diduga karena mengalami serangan jantung di toilet Bandara Soekarno-Hatta.

Sebelum menaiki pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 071 pukul 08.20 WIB, Yani terlihat masih bercengkerama dengan Manajer Stasiun Sriwijaya Air Pangkalpinang Kian Se. Seperti dilansir Tempo, Kian Se mengaku tidak melihat tanda-tanda sakit pada temannya itu.

Tetapi, Kian Se mengatakan Yani mengeluh pusing dan kondisi badannya panas dingin ketika tiba di Jakarta. “Saat petugas medis datang, Yani sudah tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke medikal Bandara Soekarno-Hatta untuk mendapatkan perawatan. Namun, dia tidak bisa diselamatkan,” ujarnya.

Yani dikenal lewat kiprahnya di Trio Libels bersama Ronny Sianturi dan Edwin Manansang di era akhir ‘80-an. Sejumlah lagu Trio Libels yang menjadi hit besar pada jamannya di antaranya adalah “Gadisku”, “Tiada Kesan” dan menyanyikan nomor hit Vina Panduwinata, “Biru”. Trio Libels terakhir kali merilis album lima tahun lalu, Life Is Beautiful.

 

10) Abdee Negara Vakum dari Konser-konser Slank

 

Abdee Negara, gitaris Slank mengumumkan proses pengunduran dirinya dari seluruh aktivitas manggung band rock & roll legendaris Indonesia tersebut pada akhir Maret 2015 silam karena menderita sakit gagal ginjal. Abdee divonis oleh dokter menderita penyakit tersebut pada 2010 silam dan sejak saat itu pula ia merahasiakan penyakitnya termasuk kepada rekan-rekan sebandnya.  “Saya cuma bilang saya sakit. Tapi tidak saya buka bagaimana kondisinya, seberapa parah,” ujar Abdee kepada Rolling Stone pada 25 Maret silam.

“Tadinya ingin menutupi, hingga tahun baru kemarin semakin memburuk dan saya sudah tidak kuat juga. Karena selama 4 tahun tersebut saya harus berjuang lebih keras setiap harinya menghadapi penyakit itu. Walaupun secara mental saya masih sehat namun secara fisik saya sudah tidak sanggup,” tutur Abdee saat digelar jumpa pers di Potlot pada 22 Maret lalu.

“Setelah akhirnya sempat dirawat, kemudian saya sekarang harus cuci darah dua kali seminggu atau transplantasi nantinya. Waktu saya akan sangat banyak untuk pengobatan, jadi sangat tidak memungkinkan untuk mengikuti jadwal Slank yang padat. Itu mengapa akhirnya kita putuskan bahwa lebih baik bagi saya untuk beristirahat,” imbuhnya lagi.

Selama beristirahat dari dinas manggung, Abdee tetap akan menjadi anggota tetap Slank walau tidak tampil di konser-konsernya. Menurutnya, ke depan ia akan lebih banyak membantu Slank di belakang layar, terutama membantu mengelola manajemen band seperti yang selama ini telah ia lakukan bersama Bunda Iffet.

Slank sendiri memutuskan tidak akan menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Abdee dengan gitaris tamu. Atas dasar kesetiakawanan mereka sepakat melowongkan saja posisi tersebut hingga Abdee sembuh nanti. Gitaris Ridho Hafiedz selanjutnya yang nanti sepenuhnya mengelola departemen gitar Slank di kala pementasan.

 

11) One Direction Konser di Jakarta untuk Pertama Kalinya

 

One Direction selaku boyband fenomenal asal London, Inggris, pada 25 Maret 2015 tampil di Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Walaupun hujan sempat mengguyur dengan deras sebelum konser, tidak mematahkan semangat puluhan ribu penonton yang menanti idola mereka. Konser yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, tersebut juga menjadi penanda salah satu personel One Direction, Zayn Malik, keluar dari grup tersebut. Zayn mengaku lelah dengan rutinitas bersama One Direction dan ingin menjalani hidup selayaknya pria berusia 22 tahun.

 

12) /rif dan Indische Party Rekaman di Studio Abbey Road, Inggris

 

Indische Party, unit pembangkit rhythm & blues asal Jakarta dan grup rock veteran /rif telah melakukan sesi rekaman di studio legendaris di London, Inggris, Abbey Road Studios, dengan waktu yang berbeda. /rif terlebih dahulu berangkat ke London pada Maret lalu dan melakukan sesi rekaman selama tiga hari. Untuk merekam materi-materi untuk album terbaru mereka tersebut /rif bekerjasama dengan penata rekam Sam Okell, pria yang pernah terlibat dengan karya The Beatles, One Direction, Wings, PJ Harvey dan Laura Marling. Sedangkan Indische Party pergi ke London pada September lalu karena mereka berhasil menjadi salah satu pemenang kompetisi band Converse Rubber Tracks 2015. Di sana mereka materi-materi baru dan bekerjasama dengan penata rekam Alan O’connell, sosok yang pernah menangani karya Mark Ronson, Bruno Mars, The Vaccines, Placebo, hingga Duran Duran.

Tenjo oge Lurr.. ( 2015 Bag.1)

Tenjo oge Lurr.. (MUSIK 2015 Bag.2)

(Bobotoh.id/BBS/rollingstone)

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2320216″]


[socialpoll id=”2317542″]

Komentar

Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.