NAHA TIM NA SVD BERANI MEMBAYAR MAHAL EKS KIPER PERSIB ?! INI ALASANNYA !!

Rekor transfer pemain di pecah. Sinthaweechai ” ” Hathairattanakool lah aktor intelektual dibalik transfer super mahal dari Chonburi ke . Kiper Timnas Thailand ini dihargai 15 juta baht atau setara dengan 5,7 miliar rupiah.

Suphanburi FC yang juga timnya Sergio Van Djik membeberkan alasan dibalik transfer mahal tersebut. Direkrtunya Kosin tak lepas dari pengalamannya menjaga mistar gawang Thailand selama 10 tahun terakhir ini.

Ieu Rame Lur : Sabaraha Duit Yang Dikeluarkan Espanyol Untuk Memboyong Evan Dimas ?!

“Poin utama yang jadi alasan mendatangkan Sintaweechai adalah pengalamannya yang tak bisa dibeli dari siapapun. Dia kiper top selama 10 tahun dan memiliki segudang pengalaman di kancah internasional. Dia bisa meneruskan pengalamannya kepada generasi yang lebih muda yang akan jadi tulang punggung tim ini di masa mendatang,” ujar Presiden Suphanburi FC, Warawut Silpa-Archa, seperti dikutip di Facebook resmi klub, Senin (28/12/2015).

Supanbhuri sendiri sebenarnya tidak pernah mengumumkan harga kiper tersebut. “Untuk nilai transfer, kami mempersilakan Chonburi yang menyampaikan hal itu secara resmi. Saya mengapresiasi Chonburi FC atas profesionalisme dan jasa mereka memasok banyak pemain ke timnas. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih pada Sinthaweechai, yang bersedia memutuskan bergabung bersama keluarga Suphan,” jelasnya.

Sinthaweechai ” Kosin” Hathairattanakool !!

Dengan status pemain pinjaman, Kosin resmi memperkuat pada Indonesia Super League (ISL) 2009/2010. Tampil ciamik dibawah mistar gawang membuatnya banyak dicintai oleh .

Sayangnya, Kosin tak bisa berlama-lama dengan Persib. Terbentur durasi kontrak, Kosin harus kembali ke negara asalnya, 21 Februari 2010. Laga melawan Persisam Samarinda menjadi pertandingan terakhir penjaga gawang asal Thailand ini. Satu hari jelang keberangkatannya ke negeri Gajah Putih, Kosin memilih untuk mengawal jala gawang Persib untuk yang terakhir kalinya. Kosin mempersembahkan kado manis di pertandingan tersebut dengan membenamkan Persisam 2-0.

Dikutip dari laman wikipedia, Lahir di Provinsi Sakon Nakhon, Kosin menghabiskan karir masa mudanya dengan Sriracha F.C. antara tahun 1999 dan 2002. Kiper muda ini menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan klub Liga Utama Thailand TTM Phichit FC (sekarang TTM Chiangmai FC ) pada tahun 2002, ia menghabiskan 2 musim bersama klub dan memenangkan gelar liga pada musim 2004-2005.

Mantan pemain Timnas Thailand U23 iii bergabung bersama Osotsapa pada tahun 2005 sebelum pindah ke luar negeri untuk klub Indonesia, pada tahun 2006 .

Pada tahun 2007, ” Tee ” kembali ke Thailand, bergabung dengan klubnya Chonburi dan memenangkan gelar liga dengan The Sharks. Kosin juga memenangkan Piala Kerajaan Kor dengan klub di musim selanjutnya, tapi gagal mempertahankan gelar liga mereka dari PEA . Dia juga berpartisipasi dalam AFC Champions League dengan Chonburi pada tahun 2008 tapi klub itu tersingkir di babak penyisihan grup.

Kiper Thailand ini bergabung Persib Bandung berstatus sebagai pemain pinjaman musim 2009 .

Setelah dipinjamkan dengan Indonesia , Kosini kembali ke Chonburi dan telah bermain reguler untuk klub sejak itu. (bobotoh.id/HL/Berbagai Sumber)

[socialpoll id=”2319658″]

Komentar

Helmi M. Permana

Orang Bandung, suka foto, suka bola, & suka musik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.