PENELITIAN: INTERNET NYIEUN OTAK JELEMA JADI MALES! (Bag.1)

Penelitian terbaru dari University of Birmingham menyebutkan bahwa, banyak manusia yang menggunakan sebagai ‘otak tambahan’ mereka. Otak tambahan itu semakin hari semakin sering digunakan. Kini orang tidak perlu lagi menghafal tanggal ulang tahun teman-teman karena sudah ada di kalender ponsel. Selain itu, anak-anak sekolah juga tidak perlu lagi repot-repot menghafal deretan panjang tabel periodik kimia beserta singkatannya karena mereka bisa dengan mudah menemukannya melalui ‘Mbah ’.

Ini adalah salah satu dampak Internet bagi otak manusia, di mana Internet kini menjadi ‘memori’ penyimpanan baru yang begitu diandalkan manusia. Hasil penelitian dari Univeristy of Waterloo juga mengungkapkan bahwa keberadaan Internet malah membuat manusia meragukan pengetahuan yang dimiliki serta ingatannya sendiri, yang kemudian memberikan dorongan kepada seseorang untuk melakukan pengecekan kembali melalui Internet. Alhasil, otak menjadi malas ‘bekerja’ untuk mengingat sesuatu. Tenjo oge Lurr.. (MELEK INTERNET TAPI TEU BISA BEDAKAN HASIL “GOOGLING”)

Kepercayaan manusia secara berlebih terhadap Internet ini juga malah menimbulkan suatu ‘penyakit baru’ yang disebut amnesia digital. Kita malas mengingat sesuatu karena kita merasa segala sesuatu sudah tersimpan dalam perangkat elektronik kita. Kaspersky, sebuah firma keamanan melakukan penelitian terkait melemahnya memori manusia. Manusia hanya akan melihat sesuatu ketika mereka membutuhkannya dan inilah yang malah melemahkan ingatan otak, sebagaimana sejalan dengan penelitian University of Birmingham terhadap kebiasaan mengingat dari 6000 orang dewasa dari berbagai negara di Eropa. (Bobotoh.id/BBS/cnnindonesia)

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2319459″]

 

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.