SEJARAH POÉ IEU: PERATURAN MAÉN BAL HANYA UNTUK PRIA !


Bobotoh.id – 5 Desember 1921 menjadi momen yang kurang menggembirakan bagi para wanita. Bagaimana tidak, oleh FA, mereka melarang para wanita memainkan olahraga ini. Dalam aturannya, FA mengatakan, bahwa “permainan sepakbola tidak cocok untuk para wanita dan seharusnya tidak didorong untuk meneruskannya.”

Ieu rame lur: SAYA NGAHAREPKEUN YANG SÈJÈN BERTAHAN !! KATA DJANUR !!

Keluarnya aturan ini bukan tanpa alasan. Di awal abad 20an, banyak perkembangan mengenai olahraga yang melibatkan wanita di dalamnya. Popularitas tersebut ditanggapi cukup memprihatinkan kala itu. Anggota FA pada saat itu mengalami kekhawatiran dan ketakutan popularitas sepakbola wanita akan mengalahkan sepakbola pria.

Sepakbola untuk wanita dipopulerkan oleh Dick, Kerr’s Ladies. Tim ini dibentuk pada 1917 di Dick Kerr and Co, sebuah pabrik amunisi di Preston. Tim ini sangat sukses dan bermain d sejumlah pertandingan amal di depan penonton yang banyak. Bahkan saat melawan tim putri St Halen di Goodison Park pada 26 Desember 1920, yang menyaksikan laga tersebut mencapai 53.000.

Ini yang kemudian dianggap sebagai ancaman untuk popularitas sepakbola pria. Sejumlah aturan pun ditetapkan FA, di antaranya memunculkan peraturan ketat penyelenggaraan pertandingan hingga larangan menggelar laga di stadion milik anggota Football League.

Larangan itu tak menahan sepakbola wanita untuk terus hidup. Namun, aturan tersebut membuat popularitas sepakbola wanita menjadi menurun. Dick Kerr’s bahkan mulai menunjukkan penurunan dan akhirnya dilarang sepenuhnya pada 1965.

Dan layaknya mereka yang merasa tertindas, para wanita yang memiliki kecintaan pada sepakbola, pun berontak. Pada 1969, berawal dari sukses Inggris di Piala Dunia 1966, pemain sepakbola wanita dan pendukung mereka pun mendirikan Asosiasi Sepakbola Wanita. Usaha keras untuk mendapat pengakuan dan eksistensi mereka diakui terus diperjuangan.

FA pada akhirnya memberikan pengakuan pada 1971 dan pada 2008, organisasi tertinggi sepakbola Inggris tersebut secara resmi mengajukan permohonan maaf atas sanksi yang pernah ditetapkan puluhan tahun silam.


Bobotoh.id/RF/Goal.com

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.