AKTIVITAS INDUSTRI GERUS HUTAN BAKAU DI TELUK BALIKPAPAN | HAYYAAAH..

Teluk , Kalimantan Timur ditetapkan sebagai area konservasi untuk bekantan dan pesut. Namun, kondisinya kini sangat memprihatinkan. Di teluk ini pernah mencatat memiliki dengan luas mencapai 16.150 hektar. Seiring pertumbuhan , sekitar sepertiga hutan bakau itu hilang. “Penelitian terakhir telah berkurang sepertiga, dilihat dari pertumbuhan saat ini, tiga banding satu. Yakni, tiga (hektar) rusak, satu (hektar) rehabilitasi,” kata Darman aktivis Forum Peduli Teluk (FPTB). Darman mengungkapkan kekhawatirannya jika hutan bakau di Teluk terus tergerus aktivitas industri.

Padahal Teluk Balikpapan memiliki bibir pantai sepanjang 225 kilometer, termasuk di anak-anak sungainya. Namun, tidak seluruh kawasan ini merupakan wilayah Balikpapan. Sekitar 87 persen kawasan teluk masuk dalam wilayah Kabupaten Penajam Pasir Utara (PPU) dan dua persen berada di Kutai Kartanegara. Kendati namanya Teluk Balikpapan, Kota Minyak ini hanya menguasai 11 persen bibir pantai. Dan khusus hutan bakau di tepi pantai sepanjang teluk, kata Darman, Balikpapan tidak memiliki hutan bakau yang luas. Kota minyak ini hanya punya kurang dari 2,5 hektar hutan bakau di tepi Teluk Balikpapan. Tenjo oge Lurr.. (BANK DUNIA, KEBAKARAN HUTAN RUGIKAN INDONESIA Rp 221 TRILIUN | BEUUHH..)

“Dalam penelitian terbaru di 2014, mangrove Balikpapan bahkan sudah berkurang dan tersisa kurang dari satu hektar (tepi pantai),” kata Darman. Pertumbuhan industri di tepi pantai jadi penyebabnya. Berkurangnya hutan bakau tidak terhindarkan.  Salah satu pembukaan lahan terbesar, kata Darman, ketika dibangunnya Kawasan Industri Kariangau (KIK) seluas 2.189 hektar. Awalnya, terdapat 27 izin prinsip di kawasan tersebut. Sisa hutan bakau kembali terancam ketika pemerintah setempat berniat memperluas KIK hingga 5.130 ha ke arah hulu sampai ke Pulau Balang. Husen mencontohkan, berdirinya perusahaan CPO internasional di teluk. Perusahaan malah menutup Sungai Bernak dengan cara menimbun dan mematikan bakau. “Mereka memiliki izin 140 hektar. Baru dibuka 30 hektar. Tapi sekarang mereka berniat menghentikan (perluasan),” kata Husen, juga dari FPTB. (Bobotoh.id/BBS/kompas)

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2318596″]”

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.