UWOOW ! PRIA INI CATAT REKOR DUNIA SEBAGEY PEMILIK HUNTU TERBANYAK DI DUNIA !

Baru-baru ini Guinness World Record merilis sejumlah rekor dunia baru yang mereka kumpulkan dalam setahun belakangan. Salah satu yang menarik perhatian adalah sosok Vijay. Ada apa dengannya? Rupanya pria dengan nama lengkap Vijay Kumar VA ini dinobatkan sebagai orang dengan jumlah gigi terbanyak di dunia. Total jumlah gigi yang dimilikinya sebanyak 37 buah.

Vijay sendiri baru mengetahui dirinya berbeda saat masih berusia remaja. Menurutnya, bekas gigitannya terlihat tidak sama dengan yang dimiliki teman-temannya. Untungnya Vijay tidak pernah mengalami kendala berarti meski mempunyai jumlah gigi lebih. Hingga akhirnya di usia 25 tahun atau tepatnya dua tahun lalu, Vijay berinisiatif untuk mendaftarkan ‘bakatnya’ agar bisa masuk kualifikasi Guinness.

Tak disangka, Guinness mengakui kelebihan itu, dan pria asal Bangalore, India itu pun masuk sebagai salah satu pemegang rekor dunia baru tahun ini. Dan untuk mempertahankan gelar itu, beragam tantangan harus dihadapi Vijay dengan penuh kesabaran.

Yang paling utama adalah menjaga kebersihan giginya setiap saat. “Kemanapun saya pergi, saya selalu membawa sikat gigi karena saya harus menyikat gigi tiap kali makan,” tuturnya seperti dikutip dari Huffington Post, Rabu (9/12/2015).

Jika tidak, lanjut Vijay, sisa makanan atau biji-bijian mudah terselip di sela-sela giginya dan mengganggu kenyamanannya. Dalam literatur medis, orang yang memiliki gigi ekstra atau tambahan sering disebut sebagai hyperdontia. Studi menemukan kondisi ini sebenarnya tidak langka. Faktanya, diperkirakan 4 persen dari populasi mempunyai jumlah gigi lebih banyak dari orang kebanyakan.

Namun kasus di mana seseorang memiliki gigi tambahan lebih dari 30 bisa dikatakan sangat jarang. Kasus menarik juga ditemukan di Arab Saudi beberapa waktu lalu. Seorang pria berumur 22 tahun mengeluh terus-menerus mimisan selama tiga tahun. Ternyata kebiasaan ini diakibatkan oleh tumbuhnya gigi tambahan di dalam hidungnya. Beruntung gigi itu bisa dikeluarkan lewat operasi kecil, dan tiga bulan kemudian si pasien dilaporkan tak lagi mengalami pendarahan. Sampai saat ini penyebab hyperdontia belum diketahui secara pasti. Peneliti hanya menduga ini ada kaitannya dengan faktor genetik.


Bobotoh.id/RF/Detik.com

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.