WATER BREAK ITU TEU AYA DI PERATURAN FIFA JEUNG NGARUGIKEUN TIM ! CEUK PELATIH IEU !


Bobotoh.id – Pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra menganggap water break di Piala Jenderal Sudirman () tidak menguntungkan, dan menyarankan panitia penyelenggara menghapus kebijakan tersebut di delapan besar. Water break sudah diterapkan di Piala Presiden 2015 lalu, dan dilakukan di pertengahan tiap babak. Promotor Mahaka Sports & Entertainment menilai kebijakan itu bisa membuat tim kembali segar, sehingga laga tetap berlangsung menarik.

Ieu rame lur: PAMAÉN PERSEBAYA 1927 DAN SURABAYA UNITED NGAHIJI, BONEK TETAP CUEK !

Namun, Jafri menilai keberadaan water break bisa mengganggu pertandingan, terutama bagi tim yang sedang melakukan serangan. Sebab, fokus pemain bisa buyar, dan dapat mengubah irama permainan.

“Sesuai standar FIFA, aturan water break juga tidak ada, jadi sebaiknya dihapus saja. Aturan tersebut merugikan tim yang sedang asyik-asyiknya menyerang,” kata Jafri dikutip laman Kaltim Post.

Saat ini Mitra Kukar masih menjalani pemusatan latihan di Bali. Mereka direncanakan bertolak ke Solo pada 10 Desember untuk melakoni rangkaian pertandingan Grup D delapan besar.


Bobotoh.id/RF/Goal.com

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.