MARQUEZ JEUNG HORHE LORENSO DIKRITIK BUFFON ! KUMAHA CENAH ?

Cerita duet pembalap Spanyol, Jorge dan Marc  di MotoGP 2015 masih menjadi topik panas di Italia. Banyak pihak menilai, membuka jalan menuju tangga juara dunia. Menurut kiper Juventus dan Timnas Italia, Gianluigi menyindir halus aksi saling bahu membahu tidak dapat dihindari atlet yang berasal dari satu negara. Termasuk dan Marquez yang sama-sama berasal dari Spanyol. Meskipun, keduanya membela tim berbeda.

Dalam seri terakhir di MotoGP Valencia, Marquez sama sekali tidak menyerang Lorenzo. Sepanjang balapan, ban depan Marquez tidak pernah sejajar dengan ban belakang Lorenzo. Marquez dituding hanya menjadi pengawal Lorenzo. “Sisi baik dari balapan di Valencia menujukkan, perasaan cinta untuk menimbulkan sikap saling membantu antarpembalap. Mereka telah menunjukkan solidaritas untuk menunjukkan sesama pembalap Spanyol. Begitu pun dengan pembalap Italia,” ujar kiper veteran tersebut sebagaimana dikutip dari Sport24.

Ieu rame lur: DUA TETEH CANTIK INI KEMBAR TAPI TIDAK PUNYA HUBUNGAN DARAH ! EH, NAHA BISA ?

 

Buffon pun menyentil dua rider Spanyol itu. Menurutnya, bila hal itu terjadi antarpembalap Italia, pasti yang terlibat bakal mendapatkan hukuman. “Saya kira, bila yang terlibat rivalitas Rossi dan Max Biaggi bisa saja berakhir lebih berbahaya. Dan mungkin bisa menimbulkan sanksi,” ujar Buffon.

Pada MotoGP musim lalu, rider Italia, Valentino Rossi berpeluang besar menjadi juara dunia. Namun, peluang itu sirna setelah dia dinyatakan bersalah dengan menendang Marc Marquez di MotoGP Sepang, Malaysia. Akibatnya, Rossi mendapatkan penalti tiga poin dan harus start dari posisi buncit. Secara matematis, Rossi bisa merebut kampiun alias gelar juara dunia MotoGP ke-7 bila mampu finish di depan Lorenzo di seri pamungkas. Namun, Rossi hanya mengakhiri balapan di posisi 4 sedangkan X-Fuera finis di urutan pertama.

[socialpoll id=”2318292″]

(Bobotoh.id/RF/Liputan6.com)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.