PENDERITA ASMA BERISIKO TINGGI TERKENA HERPES! KADÈ LUR !

Seseorang yang menderita memiliki risiko besar terhadap penyakit kulit yaitu . Di mana keadaaan tubuh seseorang bisa berubah menjadi memerah, terjadi seperti lepuhan pada kulit yang begitu menyakitkan. Penelitian terbaru mengungkap, orang dewasa yang memiliki riwayat lebih mungkin berkontraksi dengan virus herpes. Sebanyak 70 persen orang dewasa dengan sejarah mendapatkan virus herpes yang berkembang pada tubuhnya.

Dr. Young Juhn dokter spesialis anak dan asma epidemiologi di Mayo Clinic Childern’s Research Center menerangkan, “Pengaruh asma berisiko terhadap infeksi atau disfungsi kekebalan tubuh yang berasal dari udara”, dikutip dari laman Express UK, Sabtu (2/1/2016). Tim peneliti juga menemukan hubungan antara peradangan pada kulit yang menyebabkan munculnya rasa gatal-gatal sebagai faktor aktifnya virus herpes pada tubuh.

Ieu rame lur: DUNIA AFRIKA AYA DI TAMAN SAFARI INDONESIA LURR..

Asma melemahkan kekebalan tubuh dan meninggalkan virus pada tubuh. Dr. Juhn menambahkan “Asma merupakan faktor risiko yang belum diakui secara positif terhadap herpes pada orang dewasa. Ada banyak pertimbangan yang perlu diberikan dengan cara mengimunisasi orang dewasa dengan asma berusia 50 tahun (dan seterusnya) sebagai sasaran utama untuk melakukan vaksinasi herpes.”

Ini bukan penelitian pertama terkait hubungan asma juga kondisi virus herpes, penelitian serupa pada anak-anak di Olmsted County – Minnesota, juga menyoroti risiko yang meningkat akibat herpes bagi penderita asma.

Asma (dalam bahasa Yunani ἅσθμα, ásthma, “terengah”) merupakan peradangan kronis yang umum terjadi padasaluran napas yang ditandai dengan gejala yang bervariasi dan berulang, penyumbatan saluran napas yang bersifat reversibel, dan spasme bronkus. Gejala umum meliputi mengi, batuk, dada terasa berat, dan sesak napas.

[socialpoll id=”2320484″]

(Bobotoh.id/RF/Liputan6.com)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.