TAAAH.. INDONESIA HUKUM 157 KAPAL PENCURI IKAN ! HUKUMANNA NAON TAH ?

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP memproses hukum 157 kapal maling yang terbukti mencuri (illegal fishing) di laut Indonesia sepanjang 2015. ?Jumlah tersebut berasal dari 5.206 kapal perikanan yang diperiksa dalam kurun waktu setahun lalu.

Direktur Jenderal PSDKP, Asep Burhanudin mengaku pihaknya telah berhasil menangkap dan memeriksa 5.206? kapal perikanan di laut hanya dengan 27 armada kapal pengawas perikanan di tahun lalu. Namun yang terseret proses hukum hanya 157 kapal karena sudah terbukti mencuri ikan di teritori laut Indonesia. “Dari 157 kapal illegal fishing yang kita proses hukum, paling banyak kapal ikan asing sebanyak 84 kapal? dan 73 kapal perikanan Indonesia,” ujarnya dalam Konferensi Pers Refleksi 2015 dan Outlook 2016 di Gedung Mina Bahari IV KKP, Jakarta, Rabu (6/1/2015) dilansir liputan6.

Ieu rame lur: MENIKAH NINGKATKEUN KESEHATAN MENTAL LALAKI | HMMM..

“Kapal asing pelaku illegal fishing didominasi kapal berbendera 46 kapal, asal Filipina sebanyak 19 kapal, lalu 12 kapal berbendera Malaysia dan 9 kapal Thailand,” jelas dia. Dari data Ditjen PSDKP, KKP bersama TNI AL dan Polri, sudah dibom dan ditenggelamkan sebanyak 121 kapal. Adapun kapal tersebut berasal dari 39 kapal, 36 kapal Filipina, ?21 kapal Thailand, 12 kapal Malaysia, 2 kapal Papua Nugini, 1 kapal dari China dan 10 kapal Indonesia.

Eksekusi penenggelaman kapal itu berlangsung di periode 2014 (Oktober-November) sebanyak 8 kapal oleh TNI AL. Sedangkan 113 kapal sisanya dibom dan ditenggelamkan ?di sepanjang 2015. Rinciannya 53 kapal ditenggelamkan oleh KKP, 51 kapal oleh TNI AL, 9 kapal oleh KKP dan Polri. “Anak Buah Kapal (ABK) asing yang tertangkap maling ikan, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan menetapkan 2 orang sebagai tersangka, nahkoda dan Kepala Kamar Mesin (KKM). Sedangkan ABK lainnya dideportasi ke negara asal,” ucap Asep.

[socialpoll id=”2321586″]

[socialpoll id=”2318163″]

(Bobotoh.id/RF)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.