DITEMUKAN MORTIR AKTIF DI PEKANBARU, UNTUK TIDAK MEMBELEDUG !

Dua mahasiswa menemukan sebuah aktif berdaya ledak tinggi di Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau. Benda seberat 5 kilogram itu kini sudah diserahkan ke Detasemen Gegana Brimob Polda Riau untuk diseidiki.

Kabid Humas Polda Riau AKBO Guntur Aryo Tejo mengatakan bahwa mortir yang kini diamankan di Mako Brimob Polda Riau tersebut sudah berusia puluhan tahun. “Mortir ini diperkirakan berusia di atas 10 tahun dan masih aktif. Mortir ini diduga gagal ledak,” kata mantan Kapolres Pelalawan ini.

Ieu rame lur: PT. LIGA & PESERTA ISL BERSUA 16 JANUARI ! NGABAHAS NAON ?!

Dia menyebutkan, mortir itu memiliki panjang 20 centimeter dan berdiameter 5 centimer. Kondisinya masih utuh dan sebagian besar sudah berkarat karena sudah lama tertimbun. “Kalau melihat bentuknya, mortir ini diduga milik karena hanya militer yang memakainya. Sementara negara yang membuat belum diketahui, bisa saja Inggris dan Amerika,” ujar Guntur. Agar tidak membahayakan, mortir itu akan dimusnahkan. “Ya nanti akan dimusnahkan supaya tidak membahayakan masyarakat,” ujar Guntur.

Mortir adalah senjata artileri yang diisi dari depan, dan menembakkan peluru dengan kecepatan yang rendah, jarak yang jangkauan dekat, dan dengan perjalanan peluru yang tinggi lengkungan parabolnya. Sifat-sifat ini bertolak belakang dengan artileri besar, seperti dan howitzer, yang pelurunya bergerak dengan kecepatan tinggi, jarak jangkau yang jauh, dan lengkungan yang lebih rendah. Umumnya sebuah perangkat mortar modern terdiri dari sebuah tabung di mana peluru mortar dijatuhkan kepada mekanisme penembakan yang meledakkan bahan kimia untuk melontarkannya.

[socialpoll id=”2322171″]


 

[socialpoll id=”2321497″]

(Bobotoh.id/RF)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.