GARA GARA BOM, MEDSOS DI CHINA PINUH AMBÉK KA KORUT | TENJO MEME NA LURR..

Uji coba hidrogen yang dilakukan Korea Utara juga mengejutkan bagi Beijing karena tidak pernah diberitahukan sebelumnya. Dengan Uji coba tersebut menimbulkan gejolak sosial di media sosial Cina.

TrenSosial: “Tetangga kita orang sinting, orang sinting dengan senjata,” itulah yang dikatakan salah satu pengguna sosial media Cina menyusul langkah Korea Utara meledakkan bom hidrogen di lokasi yang terlalu jauh dari perbatasan dua negara. Komentar seperti ini banyak ditemukan di internet Cina. Beijing dan Pyongyang sangat dekat dan biasanya disensor.

160108122343_kim1

Namun komentar yang diterbitkan di Sina Weibo, media sosial Cina yang setara dengan Twitter, oleh pengguna dengan akun kkploo tidak disensor dan disukai lebih dari 3000 orang.

Tagar “Ledakan Nuklir keempat Korea” dan “Uji coba nuklir Korea Utara” populer di Cina dan puluhan ribu orang menggunakannya untuk mengungkapkan kemarahan mereka. Kemarahan ini diungkapkan secara terbuka kepada Korea Utara dan khususnya pemimpin muda negara itu Jong-un, tidak hanya melalui media sosial namun juga media resmi Cina.

“Anda semua orang dewasa! Tapi Anda tidak begitu penurut!” tulis seorang pengguna dengan gambar Kim Jong-un sebagai orang yang temperamental. Satu karikatur yang diterbitkan di Weibo menggambarkan Kim Jong-un sebagai karakter dalam game video yang menggunakan bom hidrogen untuk lompat setinggi mungkin menangkap koin emas.

160108122343_kim2

 

Keterangan di video itu menyebutkan, “Apa yang diinginkan Kim Gendut kali ini.”

Pengguna media sosial lain malah menghubungkan dengan pemerintah Cina. “Kerajaan surga (Cina) masih saja melindungi preman ini. Kita harus malu bahwa kerajaan surga masih melindungi preman ini. Kita harus malu,” kata pengguna Weibo yang ditanggapi dengan lebih dari 1.000 suka. (Bobotoh.id/BBS/bbcindonesia)

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2321823″]


 

[socialpoll id=”2318163″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.