NANTI MAH KOMUNIKASI TEU KUDU MAKÉ NOMOR HP ! EH, KUNAON ?

Cara komunikasi manusia menggunakan ponsel saat ini telah berkembang jauh dibandingkan satu dekade lalu. Dulu ponsel digunakan hanya sebatas telepon atau sms, namun saat ini nyatanya ponsel apalagi yang berlabel smartphone bisa melakukan lebih dari itu. Oleh karena itu, David Marcus, Head of Messenger , memperkirakan bahwa nantinya nomor telepon yang identik dengan komunikasi ponsel lama akan hilang. Prakiraan itu diutarakan Marcus lewat blog baru-baru ini.

“Sama seperti ponsel lipat yang sudah menghilang, gaya ‘komunikasi tua’ pun akan turut menghilang,” ujar Marcus, seperti dikutip dari laman Time, Sabtu (9/1/2016) dilansir liputan6. Apalagi, menurutnya, saat ini aplikasi Messenger dari Facebook, memiliki fitur yang lebih baik dari sekadar sms biasa. Sebab, pengguna tidak perlu lagi tahu nomor telepon orang yang ingin dihubungi.

Tak hanya itu, melalui Messenger, pengguna juga dapat mengirimkan beberapa macam pesan hanya dalam satu aplikasi. Mulai dari mengirim sticker, klip suara, gambar, lokasi, termasuk uang, dan GIF. Marcus juga menambahkan bahwa saat ini Messenger juga sudah dibekali fitur yang memungkinkan pengguna tidak perlu memiliki akun Facebook terlebih dulu untuk memakainya.

Marcus percaya bahwa Messenger memilki pengalaman pengguna terbaik dibandingkan dengan menggunakan aplikasi berbeda-beda untuk semua kebutuhan tersebut. Laporan terbaru menyebutkan bahwa Messenger telah berhasil memiliki 800 juta pengguna aktif. Hal ini jelas membuat aplikasi chatting tersebut berhasil menjadi aplikasi pesan singkat yang populer. Di sisi lain, saat ini memang tidak tertutup kemungkinan bahwa nantinya nomor telepon akan jarang digunakan dan hilang. Namun, perlu diketahui bahwa jika hal itu benar-benar terjadi, tentunya membutuhkan waktu yang cukup lama.

[socialpoll id=”2322442″]


 

[socialpoll id=”2318163″]

(Bobotoh.id/RF)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.