MACAN DAHAN YANG BARU MENONGHOL DI BUMI DIPISAHKAN DARI INDUKNYA ! EH, KUNAON ?

Setelah 81 tahun usianya, Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi, Sumatera Barat kembali memiliki penghuni baru. Dua bayi  dahan (Neofelis diardi) menambah koleksi dari kebun binatang peninggalan Belanda itu. Keduanya lucu dan menggemaskan. Kedua bayi ini belum bisa diperiksa kondisinya oleh dokter. Ini karena tabiat harimau dahan yang dikhawatirkan bakal memakan buah hatinya sendiri jika ia merasa terganggu.

“Kami hanya memindahkan si pejantan saja, lalu memasang triplek di sekitar kandang, agar si induk merasa tak terganggu,” tutur Ikbal dilansir liputan6. Ikbal mengimbau masyarakat dan pengunjung agar tidak mendekati kandang harimau dahan tersebut. Apalagi kandang macan dahan yang tengah beranak itu dinilai belum layak.

Ieu rame lur: PSMS MEMÉNTA PERISAI CUP DIGELAR ! PERSIB KUMAHA ?

Seharusnya, menurut Ikbal, setelah melahirkan, bayi macan dahan itu dijauhkan dari manusia. Hal ini untuk mencegah stres pada si induk. Ibu 2 macan itu bisa ogah menyusui anaknya. Saat ini sepasang bayi itu berada di kandang terbuka. “Kami sudah melakukan sebaik mungkin. Sampai kini, kami belum bisa memindahkan harimau dahan itu ke kandang konservasi yang lebih aman. Sebab si induk, saat ini masih sangat sensitif,” jelas dia.

Kehamilan sang induk memang terlambat dideteksi. Buntingnya macan dahan itu baru diketahui pada 3 bulan lalu. Itu pun lantaran perubahan fisik Sinta. Dengan lahirnya dua ekor macan dahan itu, maka TMSBK memiliki total 5 ekor macan dahan.

[socialpoll id=”2322637″]


 

[socialpoll id=”2318163″]

(Bobotoh.id/RF)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.