APA ENAK, TATANGGAAN JEUNG ZUCKERBERG?

“Saya pikir kita sudah cukup bersabar dan bersikap ramah selama masa pembangunan rumah Zuck. Suasana saat itu berisik, banyak sampah, ada juga pemblokiran jalan dan lain hal sejenis,” begitu tertulis dalam surat, seperti dilansir KompasTekno dari Mirror, Sabtu (16/1/2016).

Para tetangga Zuckerberg kini sedang marah. Mereka kesal dan gusar karena tim keamanan yang menjaga Zuckerberg sering memarkir mobil mereka secara ilegal. Wilayah tempat tinggal bos itu, yaitu perumahan di sekitar Dolores Park, San Fransisco, memang tak punya banyak lahan parkir di tepi jalan.

“Sekarang semua ‘sirkus’ itu selesai, kita masih diberi masalah dengan keberadaan dua mobil SUV yang sembarangan mengisi lahan posisi parkir terbaik di sini. Padahal semua orang tahu sulit mencari lahan parkir tepi jalan di sekitar Dolores Park,” imbuhnya.

Dengan kejadian tersebut malah beberapa tetangga membuat sebuah surat yang diedarkan ke tetangga-tetangga lain. Isinya berupa ajakan untuk kompak melaporkannya ke Dinas Perhubungan Kota San Fransisco. “Sekarang semua ‘sirkus’ itu selesai, kita masih diberi masalah dengan keberadaan dua mobil SUV yang sembarangan mengisi lahan posisi parkir terbaik di sini. Padahal semua orang tahu sulit mencari lahan parkir tepi jalan di sekitar Dolores Park,” imbuhnya.

Tenjo oge Lurr.. ( DIPROTES KELOMPOK ORTU ANTIVAKSIN)
Surat berisi keluhan itu dilengkapi dengan detil kontak Residential Security Manager Zuckerberg, Tim Wenzel. Termasuk alamat email Facebook mereka. Namun bos Facebook itu tak bergeming. Dia menganggap tim keamanannya sudah bertindak tepat.”Kendaraan milik tim keamanan diparkir sesuai dengan aturan parkir lokal. Tapi kami tetap berusaha peka dengan kekhawatiran dan tidak bermaksud merepotkan banyak orang,” ujar juru bicara bos Facebook itu. (Bobotoh.id/BBS/kompas)

[socialpoll id=”2318547″]


[socialpoll id=”2321497″]

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.