KONTRAS TAK SETUJU BIN DIBERI KEWENANGAN BISA NEWAK JELEMA

“Nggak bisa dong gara-gara begini (teror bom Thamrin) BIN minta kewenangan menindak. Enggak bisa legalisasi (kewenangan dalam UU) hanya gara-gara satu peristiwa,” ujar Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar usai aksi solidaritas di Jalan  MH Thamrin, Jakpus, Sabtu (16/1/2016). Dikutip.com

Haris mengkritik usulan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk merevisi Undang-Undang nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Kontras menyebut BIN tidak bisa meminta kewenangan penindakan terkait teror bom di Jl MH Thamrin, Jakpus. Kepala BIN Sutiyoso pernah menyatakan keinginan, agar jajarannya diberi kewenangan untuk menangkap dan menahan mereka seperti halnya pihak kepolisian.

Tenjo oge Lurr.. (RÉK NANYA ATOW PUNYA INFO SOAL BOM SARINAH? HUBUNGI HOTLINE POLDA METRO LURR..)
Haris menyebut pemerintah tak bisa langsung mengajukan revisi UU tanpa melakukan kajian. Dia juga berharap Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla harus berani mengevaluasi kinerja BIN. “Kita harus cek dulu kerja BIN apa saja selama ini tugas dia informasi gathering tidak bisa dikasih wewenang penindakan,” sambungnya. “Evaluasi kecolongan, di mana kesalahan, mereka harus mengumumkan kesalahan mereka, tidak boleh menutupi kesalahan hanya dengan minta kewenangan,” tutur Haris. (Bobotoh.id/BBS)

[socialpoll id=”2324224″]
[socialpoll id=”2321497″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.