KADÉ LUR ! TERNYATA LEMAK BISA MENYIEUN MUDAH EMOSI !

Sebuah studi dari University of California menunjukkan bahwa asam trans atau tak jenuh yang dikonsumsi berlebih oleh seseorang, mampu mengubah perasaan menjadi marah.

Hal ini disebabkan lemak trans yang mengganggu metabolisme omega 3 yang dibutuhkan oleh tubuh menjadi tak seimbang. Tetapi, kurangnya konsumsi omega 3 tidak hanya membuat manusia menjadi marah atau depresi, namun juga dapat berdampak pada perilaku anti sosial. Homemade Gourmet Donuts melakukan sebuah survei kepada 945 meliputi pria dan wanita, perihal asupan lemak tak jenuh yang dihubungkan dengan tingkat agresi/perilaku mereka.

Ieu rame lur: PANITIA PJS TULUY BERINOVASI ! HADIRKAN PESAWAT JET TEMPUR DI LAGA FINAL !

Penulis dari studi tersebut, Dr. Beatrice Golomb mengatakan, “Kami menemukan bahwa asam lemak tak jenuh yang tinggi berkaitan dengan agresi yang lebih besar. Hasil ini menyatakan bahwa memakan lemak tak jenuh secara berlebih tidak direkomendasikan, untuk menghindari efek buruk,” ujar Golomb dalam cititext.com dilansir liputan6, ditulis Selasa (19/01/2016).

Lemak tak jenuh yang lazim berasal dari makanan seperti keripik, kerupuk, wafel beku, bahkan donat, yang mengandung 30 sampai 50 persen asal lemak tak jenuh – dan beberapa merek donat di Amerika memiliki 40 persen kandungan lemak tak jenuh. Selain itu hampir 80 persen lemak trans juga berada dalam makanan olahan yang berasal dari daging dan susu.

Selama 20 tahun Food and Drug Administration (FDA) sudah melakukan sebuah penelitian terhadap bahaya lemak trans pada tubuh. Selain itu FDA pun mengungkapkan bahwa lemak tak jenuh dapat menimbulkan kerusakan tubuh yang serius terhadap sejumlah orang yang sedang melakukan diet.

[socialpoll id=”2320754″]


 

[socialpoll id=”2322831″]

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.