NIAT MAU MENJEBAK BEURIT, EH KALAH MEUNANG ORAY !

Sebuah keluarga di kota Cascade, Australia memasang perangkap untuk menangani permasalahn di rumah mereka. Namun tak disangka, sasaran mereka meleset. Dikutip Esperance Express, Rabu (20/01/2016), perangkap di rumah keluarga Anthony Parker malah menjebak seekor berbisa, dikenal dengan tiger snake atau harimau. “Senin lalu, saya pulang kerja sekitar pukul 17.00, minum kopi dan melihat-lihat internet. Tak lama kemudian aku mendengar perangkap berbunyi,” kata Parker

“Saya berbalik, melirik sesaat dan lompat dari kursiku ketika melihat ular 3 meter dariku, terjepit perangkap tikus. Dari reaksinya, ular itu seperti berusaha melepaskan diri, ia terus mematuk perangkap itu. Mungkin dia mengira perangkap itu hidup dan sudah berhasil menangkapnya.”

Ieu rame lur: FAKTA DI BALIK TERJEMAHAN GOOGLE NU NYEBAR DI MEDSOS

Sementara itu, Parker mengatakan bahwa istrinya telah memasang sejumlah perangkap tikus di sekitar rumah malam sebelumnya, pada hari Minggu 17 Januari, karena merasa mendengar suara-suara tikus. Menurutnya, hewan pengerat itu menjadi alasan kenapa ular masuk ke rumah. “Kami sedang berpergian pekan lalu, mungkin saja sejumlah tikus berkeliaran di dalam rumah sehingga mencuri perhatian sang ular.”

Parker mengatakan bahwa ia merekam ular terperangkap itu untuk membuktikan bahwa ia tidak membual. Parker belum pernah membunuh ular sebelumnya, tapi karena merasa iba, ia memutuskan untuk mengakhiri penderitaan ular yang terjepit itu. Jika dilepaskan bisa berbahaya bagi putranya yang masih kecil.

“Saya merasa kasihan, tapi saya tidak bisa ambil risiko untuk melepasnya dalam keadaan seperti itu. Anehnya, saya merasa iba padanya. Saya belum pernah membunuh ular kecuali mereka ada di dalam rumah, karena kami memiliki putra yang masih kecil.” (Bobotoh.id/RF)

[socialpoll id=”2324987″]


 

[socialpoll id=”2324620″]

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.