APPLE DITINGGAL PETINGGI PROYEK MOBIL PINTER | EH, KUNAUN?

Sebelumnya sekitar bulan Februari tahun lalu, sempat mengumumkan sosok petinggi perusahaan yang akan memimpin proyek Titan untuk mengembangkan pintar. Petinggi itu bernama Steve Zadesky. Namun kini, ia malah dilaporkan akan meninggalkan posisi strategisnya. Dikutip dari The Wall Street Journal, Zadesky yang sudah bergabung di sejak 1999 itu meninggalkan perusahaan karena alasan pribadi, bukan persoalan performa kerja dan lainnya.

Zadesky pun dikabarkan setidaknya masih harus mencarikan pengganti posisinya terlebih dahulu untuk proyek Titan ini.Sebelum terjun ke Apple, Zadesky memang bekerja di industri otomotif. Pekerjaan pertamanya adalah di Ford. Ia di sana bekerja sebagai teknisi dari 1996 sampai 1999.

Saat diberi posisi tertinggi di proyek Titan, Zadesky diberi tanggung jawab untuk menghimpun sekitar 1.000 anggota tim proyek yang bertugas mengembangkan mobil pintar Apple di sebuah “fasilitas rahasia” dekat markas perusahaan di Cupertino, California. Ia juga diberi izin untuk ‘mencomot’ karyawan dari divisi lain yang masih di dalam perusahaan Apple sendiri.

Ieu rame Lurr.. (PRODUSEN MOBIL TOLAK APPLE JEUNG GOOGLE | Soal data sistim kendaraan)

Proyek Titan disebut-sebut akan diluncurkan pada 2019 mendatang. Adapun Apple dilaporkan telah mendaftarkan nama domain internet apple.car, apple.cars, dan apple.auto, pada bulan Desember 2015, menurut penyedia informasi domain Internet Who.is.

Sistem Apple CarPlay mampu menghubungkan mobil pengguna dengan ponsel pintar dan mengontrol fungsi seperti berkirim pesan, navigasi, dan musik melalui perintah suara. Adapun Apple seperti biasanya tertutup mengungkap rencana ini, kendati terlihat jelas mereka agresif merekrut para ahli otomotif dari perusahaan Tesla, Ford, sampai Mercedes-Benz. (Bobotoh.id/BBS/CNNIndonesia.com)

[socialpoll id=”2326416″]

[socialpoll id=”2325963″]

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.