AYA PIALA COKLAT RAKSASA DI GOLDEN GLOBE AWARD 2016

Sebelum membuat cokelatnya, Dimo Simatos, master Lindt, melakukan riset terlebih dahulu. Ia harus mengetahui detil dan dimensi piala tersebut, membuat perbandingan yang tepat, untuk kemudian memperbesar ukurannya. “Saya akan melelehkan cokelatnya dan membekukannya kembali dengan benar. Proses ini disebut tempering,” seperti dikutip dari People dan cnnindonesia.com

Pada acara ini selain dari sisi selebriti yang menarik diperhatikan tetapi juga banyak pernak-pernik lain di dalamnya yang patut disimak. Nah di tahun ini, salah satu yang menarik yakni piala Golden Globe raksasa yang terbuat dari cokelat. Dibutuhkan sekitar 11 kilogram cokelat milik Lindt, dengan lama pembuatan sekitar 14 jam. Cara membuatnya pun tidak mudah. Ia harus melakukan perhitungan yang tepat agar cokelatnya tidak meleleh. Simatos juga harus detail mengukir cokelat agar hasilnya nanti mirip dengan piala Golden Globe yang asli.

“Saya juga akan menggunakan beberapa cetakan cokelat dari polikarbonat dan metal berbentuk bola, cincin, dan kerucut untuk membuat struktur pialanya.” Sebagai sentuhan akhir, Simatos menggunakan pisau kecil untuk merapikan dan menonjolkan setiap detil sekaligus menambahkan lapisan emas yang bisa dimakan sehingga piala cokelatnya benar-benar serupa piala Golden Globe asli yang berkilauan.

Piala Golden Globe memiliki bentuk serupa bola dunia yang ditopang satu kaki berbentuk balok. Di bagian bola dunianya terdapat detail gambar benua-benua dengan pita film yang melingkarinya. Ada juga ukiran huruf HFPA atau Hollywood Foreign Press Association, lembaga yang menggelar Golden Globe setiap tahunnya. (Bobotoh.id/BBS/cnnindonesia)

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2322327″]


[socialpoll id=”2318163″]

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.