BATAL NIKAH, WANITA IEU PILIH BERSEDEKAH | WIIIHH..

Sebelumnya Pria yang dia kenal selama 15 tahun, mendatangi rumahnya, untuk membatalkan pernikahan yang rencananya bakal di gelar bulan depan. Pada artikel XOJane, Dana Olsen, Calon mempelai wanita itu mengatakan, persiapan pernikahan telah membuat dirinya dan keluarganya bangkrut.

“Keluargaku telah membayar semua kebutuhan resepsi pernikahan yang seharusnya indah dan menyenangkan, untuk 250 undangan,” ujar Olsen. “Kami telah kehilangan puluhan ribu dollar dan semuanya tidak bisa dikembalikan,” imbuhnya.

Dengan kejadian tersebut Olsen dan keluarga memutuskan untuk menghubungi Mary’s Place, tempat penampungan untuk tuna wisma wanita, anak-anak, dan keluarga yang tengah berada di kondisi sulit. Mereka diundang oleh Olsen untuk datang ke lokasi yang seharusnya menjadi tempat resepsi pernikahannya dan menikmati seluruh hidangan. Selain itu, mereka juga akan dihibur dengan band yang memainkan lagu-lagu romantis dan dansa.

Tenjo oge Lurr.. ( BOCAH 7 TAHUN KEUR MASJID YANG DIKOTORI DI TEXAS, BERBUAH IPAD)

Kekecewaan yang dialami Olsen, terasa lebih lega dan tenang setelah dia memutuskan untuk bersedekah dan menyumbang pada mereka yang sedang membutuhkan. Menurut laporan The Seattle Times, Olsen juga mengirim bus untuk mengantarkan 100 anak-anak dan keluarga dari penampungan.

Ibu dari Dana Olsen, Karen Olsen, dan beberapa anggota keluarga, turut membantu persiapan pesta dan menata hidangan untuk para tamu dari penampungan. Namun, Dana Olsen tidak menghadiri kemeriahan tersebut dan memilih menghabiskan waktu dengan mendaki gunung bersama ayahnya.

“Dia hanya ingin menikah dan hidup bahagia dengan pria yang dia cinta, tetapi itu tidak terjadi. Jadi, lebih baik dia memberikan segala yang telah dipersiapkan kepada orang-orang yang kurang beruntung,” ujar Karen Olsen. (Bobotoh.id/kompas)

[socialpoll id=”2325600″]

[socialpoll id=”2324891″]

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.