DI MUKA SIDANG HAKIM SURUH MARGRIET MENANGIS | CIIIK.. BISAEUN TEU..

Made Sikreni, hakim anggota yang menyidangkan terdakwa Agustay Handa May dalam kasus pembunuhan bocah di PN Denpasar, meminta Margriet Megawe menangis.

Permintaan ini disampaikan Sukreni saat Margriet yang juga terdakwa dalam kasus yang sama, hadir sebagai saksi di persidangan Agus, Selasa (12/1/2016).

“Bagaimana perasaan ibu kehilangan Engeline? Coba ibu jelaskan,” kata Sukreni.

“Saya sedih sekali. Saya sayang sama Engeline,” jawab Margriet.

“Coba ibu menangis,” ujar hakim.

Sontak saja seisi ruang sidang menjadi riuh dengan tawa. “Lho iya, dengan menangis siapa tahu bisa meluapkan perasaannya. Namanya juga kehilangan anak,” sahut hakim.

Permintaan hakim ini memang untuk mengetahui bagaimana perasaan Margriet yang mengaku sayang dan cinta kepada Engeline, namun selama persidangan belum pernah menunjukkan emosi sebagai ibu yang kehilangan anak.

Tenjo oge Lurr.. (KISAH ENGELINE REK DIANGKAT LAYAR LEBAR LURR..)

Sementara, Hakim Edward Harris Sinaga sempat memperdebatkan waktu kehilangan Engeline.

Ternyata waktu yang tertuang dalam berkas, sedikit beda dan waktu yang disampaikan ke muka persidangan. Apalagi, saat memberikan keterangan, Margriet dinilai berbelit-belit.

“Kronologinya saja sudah macet. Katanya sudah tanya tetangga, tidak ketemu, cari ke sana ke sini gak ketemu, kenapa saat itu tidak tanya Agus saja?” ujar Edward.

“Ya sudah catat saja, mau bohong mau apalah, catat sajalah,” tegas hakim lagi. (Bobotoh.id/kompas)

 

[socialpoll id=”2318163″]

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.