FORD INDONESIA TUTUP, PULUHAN KARYAWAN DI-PHK

Di Indonesia, tanpa pabrik lokal,  tidak ada sama sekali yang bisa membuat perusahaan otomotif dapat berkompetisi di pasar itu, dan kami tidak punya pabrik lokal,” kata juru bicara Ford berbasis di Shanghai yang mengonfirmasi kebenaran surat elektronik dari Schoch.

Setelah pabrik satu-satunya General Motors (GM) Indonesia di Bekasi diputuskan berhenti beroperasi pada akhir Juni 2015, kini wakil Amerika Serikat yang lain, Ford Motor Indonesia (FMI), mengumumkan pernyataan resmi, Senin (15/1/2016), akan angkat kaki dari Tanah Air mulai paruh kedua 2016.

Keputusan FMI berdasarkan strategi bisnis perusahaan induk Ford Motor Company (FMC). Menurut keterangan dari Reuters berdasarkan surat elektronik President Ford Asia Pasific Dace Schoch kepada seluruh karyawan di regional, Ford keluar dari semua area bisnis, termasuk menutup diler, menghentikan penjualan, dan impor di Indonesia dan Jepang.

“Sayang, ini juga berarti anggota tim kami di Jepang dan Indonesia tidak lagi bekerja untuk Ford Jepang dan Ford Indonesia karena penutupan,” tulis Schoch.

Ford telah hadir di Indonesia sejak 1989 namun masih di bawah komando Indonesia Republick Motor Company. FMI diresmikan sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek pada Juli 2000.

Reuters menyebut total pekerja Ford di Indonesia mencapai 35 orang. Jumlah rekanan diler FMI mencapai puluhan unit yang menjangkau 20 provinsi. Kenyataannya jelas, seluruh karyawan FMI akan di-, pertanyaan berikutnya bagaimana nasib konsumen.

Dari data Wholesale asosiasi kendara bermotor Indonesia (Gaikindo), selama 2015 FMI menjual 4.986 unit. Jumlah itu turun lebih dari 50 persen dibanding 2014 yang berhasil mencapai 12.008 unit. (Bobotoh.id/BBS/Kompas.com)

[socialpoll id=”2326539″]

[socialpoll id=”2325963″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.