HEUREUY, MAWA BOM, SEORANG NENEK DITANGKAP PETUGAS BANDARA

Kesal karena menjalani pemeriksaan yang ketat, seorang berusia 69 tahun berinisal LM berurusan dengan petugas keamanan Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta. Mengacu kepada Pasal 537 UU penerbangan dimana bisa mendapat sanksi maksimal 1 tahun penjara. ini melampiaskan kekesalannya dengan mengaku membawa . “Tadi pagi jam 07.00 WIB security Bandara Adi Sutjipto mengamankan seorang perempuan berinisial LM usai 69 tahun,” ujar GM Angkasa Pura 1 Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama, Jumat (8/1/2016).

Agus menuturkan, LM yang merupakan warga Yogyakarta ini diamankan karena telah memberikan informasi palsu dengan mengaku membawa bom. “Kami amankan karena telah memberikan informasi palsu yang meresahkan mengaku membawa bom,” ucapnya. “Mendengar itu, security bandara lalu mengamankan LM,” tegasnya. LM mengaku, dia hanya bercanda membawa bom karena kesal harus melewati pemeriksaan di Bandara Adi Sutjipto yang begitu ketat. “Ngakunya bercanda, karena kesal terlalu banyak diperiksa. Sabuk dilepas, dompet diperiksa, jaket dilepas,” ungkap Agus. Setelah diperiksa petugas keamanan, LM akan diserahkan ke pihak kepolisian mengacu pada peraturan Kementerian Perhubungan Pasal 334 huruf e UU nomer 1 tahun 2009 tentang pemberian informasi palsu.

Tenjo oge Lurr.. (NGAKU MAWA BOM, SEORANG PENUMPANG BATIK AIR DIAMANKAN DI BANDARA KUPANG)

“Saya mengimbau agar masyarakat tidak menyampaikan informasi palsu yang meresahkan, mengganggu dan membahayakan penerbangan sebab akan dikenakan sanksi,” pungkasnya. (Bobotoh.id/BBS/kompas)

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2322128″]


 

[socialpoll id=”2318163″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.