JOKO ANWAR DUKUNG MASUKNYA INVESTASI ASING KEUR INDUSTRI FILM INDONESIA

Sampai saat ini, industri jasa perfilman seratus persen tertutup untuk . Hal ini terutama dikarenakan Peraturan Presiden Nomor 39 tahun 2014 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal, yang isinya menegaskan industri perfilman sangat membatasi penanaman modal asing.

Sutradara Terbaik FFI 2015, , menyampaikan dukungannya terhadap masuknya investasi asing untuk industri perfilman Indonesia. Hal ini disampaikannya melalui serangkaian kicauan di Twitter. Joko mendukung keputusan Badan Ekonomi Kreatif yang akan menghapus industri jasa perfilman dari Daftar Negatif Investasi.

Sejauh ini beberapa sub sektor usaha perfilman yang dilindungi pemerintah adalah pembuatan film, pertunjukan film, pengedaran film. Sedangkan beberapa sub sektor seperti studio pengambilan gambar film dan sarana pengisian suara film, kepemilikan modal asing diperbolehkan dengan maksimal 49 persen.

Ieu rame Lurr.. (INFOGRAFIS FILM PERSI CNN INDONESIA LURR..)

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Barekfraf) Triawan Munaf memastikan akan membuka kesempatan untuk investasi asing. “Kita sepakat semua bidang di perfilman di jasa teknik, produksi, distribusi dan eksibisi bioskop dibuka 100 persen untuk siapa saja, untuk semua, tidak diatur lagi,” ujar Triawan seperti dikutip dari CNN Indonesia. (Bobotoh.id/BBS/rollingstone.co.id)

[socialpoll id=”2326988″]

[socialpoll id=”2326739″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.