KALOW INDONESIA MAU MILUAN MOTOGP, HARUS BEGINI DULU !

Menurut Gatot S. Dewa Broto sesuai arahan dari Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani dalam rapat terbatas, Senin (11/1), yang juga dihadiri Kemsesneg, Kemendagri, Kemenkumham, Kemenkeu, KemenPUPera, Kemenhub, KemenPPN/Bappenas, Kemenpora, Kapolri, Bekraf, BPKP, LKPP, dan Ketua KOI.

“Pertama, master plan MotoGP harus diselesaikan pihak Tinton (Suprapto, Direktur Utama Sirkuit Sentul). Kami akan koreksi dalam waktu satu minggu terhitung minggu kemarin. Kenapa satu minggu, sementara batas waktu Dorna (penyelenggara balapan) 31 Januari? Lebih baik selesai minggu ini dari pada mepet,” jelas Gatot S. Dewa Broto, Senin (11/1) dilansir liputan6. “Kedua, Tinton harus menyelesaikan kontrak dengan Dorna dengan batas waktu 31 Januari. Kontrak harus selesai minggu ini. Sebelum diserahkan ke Dorna, kami akan koreksi,” tambahnya.

Ieu rame lur: TIM ASAL AUSTRALIA IEU RÉK MENCOKOT PEMAIN DARI INDONESIA ! SAHA TAH ?

Syarat ketiga disebut paling krusial. “Ini harga mati. Kami meminta pihak Tinton untuk menyerahkan pernyataan dari dua pihak. Pertama dari Tinton selaku Dirut Sentul dan Tommy Soeharto selaku Komisaris Utama. Memang betul Sentul milik mereka dan harus tanggung jawab kalau ada persoalan hukum sehingga jangan ke pemerintah. Pemerintah tidak ingin menjadi pihak yang disalahkan, jika nanti muncul kasus atau sengketa kepemilikan sirkuit.”

“Kalau mereka ingin Keppres ditandatangani. Mereka harus memberikan surat pernyataan. Bukan pemerintah mempersulit, tapi agar tidak ada masalah.” Menurut Gatot S. Dewa Broto, itu juga sesuai arahan dalam rapat kabinet. “Bukan hanya master plan, kontrak harus diselesaikan dan surat pernyataan. Ini harus dikaji sungguh-sungguh karena APBN akan digunakan pihak swasta,” terangnya.

[socialpoll id=”2318292″]


[socialpoll id=”2318163″]

(Bobotoh.id/RF)

Komentar

Reno Firhad Rinaldi

Author #21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.