MOXYBILNA KLAIM JADI E-COMMERCE TERBESAR DI ASIA TENGGARA

Pasar e-commerce semakin agresif disetiap tahunnya, baik dari sisi penggunanya maupun dari penyedia platform. Dua perusahaan e-commerce asal Thailand dan Bilna saat ini resmi bersatu menjadi sebuah perusahaan baru bernama merupakan perusahaan e-commerce yang berfokus kepada kebutuhan wanita. Sementara itu, Bilna merupakan e-commerce asal Indonesia khusus untuk kebutuhan ibu dan bayi. Lalu apa alasan di balik penggabungan kedua perusahaan ini? Dalam keterangan resminya, MoxyBilna menyatakan bahwa penggabungan kedua perusahaan diharapkan dapat lebih memperkuat atau memperlengkap lini produk yang ada saat ini.

Mergernya kedua perusahaan ini dikatakan juga dapat mengoptimalkan harga melalui kenaikan volume. Selain itu, dengan pengalaman keduanya di pasar masing-masing, ekspansi secara regional diharapkan dapat lebih cepat. Atas mergernya kedua perusahaan ini, MoxyBilna mengklaim telah menjadi e-commerce belanja wanita terbesar di Asia Tenggara. “Jejak dan posisi Bilna di Indonesia sangat kuat, ditambah dengan kekuatan Moxy dalam ekosistem e-commerce di Thailand dan Indonesia membentuk entitas baru yang merupakan pemain tier 1. Hal ini mengukuhkan kami sebagai ‘Destinasi Belanja Wanita No 1 di Asia Tenggara’,” ujar Jeremy Fichet yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Group Moxy.

Tenjo oge Lurr.. (ASTRA RAMBAH E-COMMERCE LEWAT AXIQOE | 50 M CENAH LURR MODALNA BEUH..)

Dengan tersebut diharapkan akan mempercepat pertumbuhan dan ekspansi ke negara lain dalam kurun waktu 18 bulan ke depan”, ujar Ferry Tenka, yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Bilna. Menurut ketentuan , CEO Moxy saat ini, Jeremy Fichet ditunjuk menjadi CEO Group MoxyBilna. Adapun CFO Bilna, Eka Himawan ditunjuk menjadi CFO perusahaan gabungan tersebut. Sementara itu, sebagaimana dirangkum dari DailySocial, Co-Founder dan CEO Bilna Ferry Tenka akan menjadi Executive Chairman perusahaan baru tersebut dan memimpin operasional di Indonesia. Sedangkan, pemimpin operasional Moxy di Indonesia, Andrew Senduk, bakal menjalankan sebagai Chief Revenue Officer. Setelah bergabung, operasional Moxy di Indonesia akan dijalani oleh Bilna. Sementara platform dan operasional Bilna bakal menjadi acuan atau benchmark untuk ekspansi ke negara lain. (Bobotoh.id/BBS/nextren)

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2321502″]


 

[socialpoll id=”2317542″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.