PEMKOT BANDUNG AKAN GELAR LOMBA ADIPURA TINGKAT KELURAHAN | SIAP 86

emerintah Kota akan menggelar lomba untuk level kelurahan. Hal itu dilakukan sebagai upaya mempertahankan piala yang diraih Kota Bandung pada akhir 2015 lalu. “Ini menjadi cara kita mengubah manajemen sehingga bersih dan inisiatif luar biasa. Jadi kota tinggal memanen, karena di kelurahannya sudah bagus-bagus,” ujar Wali Kota Bandung , Sabtu (2/1/2016).

Emil, sapaan akrabnya, menjelaskan penilaian Adipura tingkat kelurahan sama persis dengan penilaian tingkat nasional. Ada beberapa indikator yang menjadi poin penilaian. “Kriteria sama persis dengan Adipura. Penilaian ada fasilitas publlik, inisiatif lingkungan, program inovasi. Semua disamainpersis sehingga kita tinggal memanen scoring-nya saja,” ucapnya. Selain itu, Emil juga mewajibkan tiap kelurahan memiliki rumah berkebun (green house).

Menurut dia, konsep urban farming bisa menjadi solusi masalah penghijauan di tengah minimnya lahan di perkotaan. “Sehingga kemana pun kita pergi, kita tidak melihat dinding dan lahan yang kosong. Semuanya pro aktif memanfaatkan untuk yang namanya penghijauan khususnya berkebun,” tuturnya. Emil mencontohkan, Kelurahan Neglasari Kecamatan Cibeunying Kaler menjadi satu wilayah yang dinilai sukses dalam programgreen house. Tenjo oge Lurr.. (RUMPUT TAMAN ALUN ALUN BANDUNG “BAU SUKU” LURR.. | BEUHH…)

Di wilayah itu, setiap warganya aktif menanam tumbuhan yang bisa dimanfaatkan warga. Hal itu, kata Emil, menjadi bukti bahwa Kota Bandung mampu menjadi produsen. “Saya bahagia karena setiap bersentuhan dengan alam pasti merasa senang. Nah ini istimewanya bukan karena lihat pohon atau rumput, tetapi kita memanen,” kata Emil. (Bobotoh.id/BBS/kompas)

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2320619″]


 

[socialpoll id=”2317542″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.