PIRINGAN HITAM TERBESAR SA-ALAM DUNYA, APRESIASI KANGGO BAND LEGENDARIS THE EAGLES

Pembangunan piringan hitam itu diinisiasi oleh The Pop2Life. Diameternya sendiri 124 meter dan luas mencapai 23 hektar. Piringan hitam raksasa ini dibangun hanya dalam waktu 10 hari dan bisa berputar dengan kecepatan 27,4 kilometer per jam. Setidaknya ada 75 pekerja yang dibutuhkan untuk merealisasikannya.

Secara total, piringan hitam raksasa ini membutuhkan waktu 45 hari mulai dari perencanaan hingga penyelesaian akhir. Selama proses konstruksi, setidaknya melibatkan 25 ton material, 15 ribu pencahayaan LED, 1.609 meter alumunium truss, 5.000 mur dan baut, 610 meter linier alumunium melengkung, 200 jam, 13 insinyur, 10 semi trailer, 1.858 meter persegi bahan beton dan laminasi non slip.

Ikon terbesar sejagat raya tersebut bisa terlihat dari jarak 1,6 kilometer dan menjadi atraksi bagi para wisatawan yang datang melalui Bandara LAX, Los Angeles. Dibangunnya piringan raksasa ini tak terlepas dari keterlibatan dalam pembukaan kembali The Forum, venue gelaran musisi dunia yang ditutup pada 1999.

Tenjo oge Lurr.. (ÈRÈK NONTON ?! TRIBUTE TO ROLLING STONE DI BANDUNG !)

Begitu dibuka kembali, The Forum akan menjadi venue konser dan hiburan langsung indoor terbesar di Amerika Serikat dengan kapasitas 18.000 penonton. The Forum mengambil lokasi di pinggiran kota Inglewood di Los Angeles, California.

Sayangnya, album piringan hitam raksasa The Eagles hanya ditampilkan dari 1 Januari 2014 hingga minggu pertama Februari 2014. (Bobotoh.id/BBS/kompas.com)

[socialpoll id=”2325320″]

[socialpoll id=”2324891″]

 

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.