WALIKOTA JERMAN MAWA BUS EUSINA PENGUNGSI KA KANTOR KANSELIR JERMAN | HAYYAAAHH..

“Saya berpikir, kita harus memastikan perlakuan yang manusiawi terhadap para pengungsi ini,” kata Dreier setibanya di Berlin. Ia ikut naik dalam bus bersama dengan para pengungsi. “Pada skala ini dan dalam waktu singkat kami tidak bisa lagi menjamin hal itu.” Ujar Politisi bernama Peter Dreier itu, yang merupakan Landshut di tengggara Jerman.

Dreier ikut mengantar bis yang mengangkut 31 pengungsi ke kantor Kanselir di Berlin pada Kamis (14/1/2016). Tindakan tersebut merupakan bentuk protes terhadap kebijakan pintu terbuka Merkel bagi para pengungsi. Pengungsi yang merupakan warga itu, yang dikawal polisi, tiba setelah melakukan perjalanan 550 kilometer di luar kantor Merkel. Pada saat bersamaan, belasan demonstran Jerman, yang tidak terkait dengan kedatangan bus pengungsi itu, berteriak “Merkel harus pergi”. Aksi protes mereka terkait dengan kebijakan Merkel terhadap para .

“Saya sedikit kecewa sejak saya berhubungan dengan kanselir dan tidak berharap para pengungsi itu akan terlindung di kamp-kamp di sini di Berlin,” kata Dreier. Koran Jerman, Die Welt, melaporkan bahwa Dreier akhirnya memutuskan untuk membayar akomodasi para pengungsi di sebuah hotel dari uangnya sendiri.

Adapun juru bicara pemerintah Jerman, Steffen Seibert, mengeluarkan pernyataan untuk menanggapi Dreier. Seibert mengatakan, akomodasi bagi ratusan ribu migran yang telah memasuki Jerman dalam beberapa bulan terakhir merupakan tanggung jawab negara bagian dan kota-kota.

“Pemerintah menyadari bahwa jumlah pengungsi saat ini memberi tantangan signifikan di seluruh Jerman dan terutama di Bavaria,” kata Seibert. Ia  menambahkan, dukungan anggaran tambahan akan disediakan bagi masyarakat pada tahun ini.

Tenjo oge Lurr.. (ANGELA MERKEL KUTUK SERANGAN SEKSUAL DI COLOGNE)

Angela Merkel saat ini ditekan khususnya oleh kelompok sayap kanan terkait masuknya arus imigran yang saat ini telah mencapai 1,1 juta orang. Apalagi terjadinya kasus pelecehan seksual massal terhadap perempuan di Cologne pada malam Tahun Baru oleh geng pemuda yang digambarkan polisi dilakukan orang-orang yang berwajah Arab atau Afrika Utara, telah menimbulkan kekhawatiran mendalam. (Bobotoh.id/BBS)

[socialpoll id=”2324026″]

[socialpoll id=”2321497″]


 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.