ALDI: “SAYA HAMPIR DIRANGKUL, TERUS DIA BUKA BAJUNYA DAN NUNJUKIN BOMNYA”

Aldi Tardiansyah (17), yang tengah berpatroli di dalam Starbucks, Antara Ia dan pelaku pengboman berjarak kurang dari satu meter, Ahmad Muhazan. Tak lama kemudian lagi berpatroli, menurut , Ahmad Muhazan masuk ke dalam kafe.

Tak lama kemudian, menurut Aldi, Ahmad Muhazan masuk ke dalam kafe. Pelaku pengeboman tersebut langsung memegang tangan Aldi untuk memeluk satpam Starbucks tersebut. “Hampir dirangkul sama dia, terus dia buka bajunya dan nunjukin bom,” kata Aldi di rumahnya, Cilebut, Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/1/2016).

Sontak Aldi kaget dan langsung menghindari pelaku ketika itu. Ia kemudian berusaha lari, tetapi bom meledak setelah ia selangkah berjalan. “Saya baru selangkah jalan dan bom langsung meledak, ‘duar‘,” cerita Aldi.

Ia pun terpental hingga 10 meter. Saat terpental, Aldi menghantam kaca di dalam Starbucks sehingga lengan kirinya terluka dan serpihan kaca menempel di tubuhnya. “Saat meledak itu saya masih sadar,” ujar dia.

Tenjo oge Lurr.. (BANTU KORBAN LEDAKAN DI STARBUCKS, PETUGAS SATPAM IEU DIMAKI KU TERORIS)

Meskipun demikian, nyawa Aldi masih bisa terselamatkan. Ia bahkan sempat menolong beberapa pengunjung sebelum akhirnya tak sadarkan diri dan dilarikan ke Rumah Sakit Abdi Waluyo. (Bobotoh.id/BBS/kompas.com)

[socialpoll id=”2325020″]
[socialpoll id=”2324891″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.