TARUNG DERAJAT DIUSAHAKAEUN DIPERTANDINGKAN DI SEA GAMES 2017

“Ini adalah organisasi beladiri temuan anak bangsa. di tingkat nasional diakui pada tahun 1999 berdasarkan amanat UU Sistem Keolahragaan Nasional. Kami sudah mengikuti PON lima kali. Kita berharap bisa dipertandingkan dalam Malaysia Tahun 2017,” jelas Manganagara yang juga putra dari pendiri Tarung Derajat, Achmad Dradjat.

Badai menuturkan, Tarung Derajat saat ini sudah masuk SEA Games Charter dalam kategori olahraga tradisional. Cabang ini pernah dipertandingkan sebagai cabor eksebisi pada SEA Games 2011, sehingga memungkinkan bisa masuk menjadi pertandingan resmi. Pada April 2016, Tarung Derajat juga akan menggelar Kejuaraan ASEAN di Malaysia.

PB Kodrat mengharapkan dukungan dan meyakinkan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) agar cabang ini diperjuangkan agar masuk sebagai cabor resmi di SEA Games Malaysia Tahun 2017.

Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menerima kunjungan Sekjen Asia Federation Tarung Derajat, Badai Meganagara Dradjat dan Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB Kodrat) M Alfan Baharudin berserta jajarannya di Kantor Kemenpora Jakarta, Selasa (12/1). Kepada Menpora, PB Kodrat mengharapkan dukungan dan meyakinkan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) agar cabang ini diperjuangkan agar masuk sebagai cabor resmi di SEA Games Malaysia Tahun 2017.

“Tolong disiapkan CD yang berisi informasi tentang Tarung Derajat. Saya akan membantu dengan berkoordinasi melalui MoU antar negara dulu. Sebab ini bagian dari khazanah kekayaan bangsa. Saya pernah lihat waktu eksebisi di POPNAS saja. Selain itu, anggaran Tarung Derajat akan dinaikkan dibanding tahun sebelumnya,” ujar Menpora. Cak Imam juga menegaskan bahwa pihaknya akan ikut mengawal kelestarian Tarung Derajat sebagai kekayaan bangsa. Tenjo oge Lurr.. (KISRUH KOI BISA PENGARUHI OLIMPIADE & SEA GAMES!)

“NOC (National Olympic Committee) Malaysia juga sudah mempertimbangkan Tarung Derajat untuk dipertandingkan di SEA Games Malaysia 2017. Tinggal saat ini butuh surat dukungan dari KOI,” jelas Kodrat Alfan Bahruddin. Menurutnya, PB Kodrat meminta dukungan penuh dari Menpora dan surat dari KOI, dikarenakan sudah ada lima negara yang mendukung, sementara Indonesia sendiri belum mendukung penuh.  (Bobotoh.id/BBS/kompas)

[socialpoll id=”[socialpoll id=”2323192″]


[socialpoll id=”2318163″]

 

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.