TRAGEDI BOM SARINAH, POLRI MÉNTA MAAF

“Apabila mungkin dirasa (pengamanan) kurang atau tidak maksimal, kami, , mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Kepala Divisi Humas Irjen (Pol) Anton Charliyan di Kompleks Mabes , Kamis sore. Dikutip Kompas. “Itu yang kami bisa lakukan. Kami sudah berusaha sekeras mungkin menekan gerakan-gerakan itu. Tapi kami tidak sempurna, polisi juga manusia biasa,” kata dia. “Kami diprotes, kenapa belum ditangkap para pelaku itu dulu, padahal mereka belum beraksi. Mana bisa kami tangkap. Lalu pas setelah kejadian dibilang polisi tidak berbuat apa-apa. Maka polisi selalu punya gelar SS, selalu salah. Tapi, bagi kami itu tidak apa-apa,” kata Anton

Tenjo oge Lurr.. (OH IEU NU RENCANAKAN TEROR DI JAKARTA TEH LURR!!bom)

Anton juga mempersilakan masyarakat menilai apakah peristiwa tersebut laik untuk dikatakan bahwa Polri kecolongan atau tidak. Ia memastikan bahwa aparat kepolisian sudah maksimal bekerja. Anton meyakinkan, polisi akan mengejar orang yang terlibat dalam peristiwa ini. (Bobotoh.id/BBS)

[socialpoll id=”2323684″]


[socialpoll id=”2321497″]

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.